- Advertisement -
EkonomiInternasional

2.611 investor asing jadi warga negara Turki

TURKINESIA.NET – ANKARA. Setahun setelah amandemen legislatif yang memudahkan persyaratan minimum untuk memperoleh kewarganegaraan Turki diperkenalkan, sekitar 2.611 investor asing telah menjadi warga negara Turki, berdasarkan angka resmi.

Setelah jalan untuk memperoleh kewarganegaraan Turki dipermudah, investor dari berbagai negara memutuskan untuk mengambil manfaat dari peluang tersebut. Data dari Kementerian Dalam Negeri Direktorat Jenderal Kependudukan dan Kewarganegaraan pada Kamis [26/09] menunjukkan Irak menempati posisi teratas dalam jumlah investor yang diberikan kewarganegaraan Turki. Puluhan lainnya dari banyak negara, termasuk AS, Rusia, Kanada, Republik Dominika, Brasil dan Perserikatan Komoro.

Berdasarkan peraturan tersebut, cara memperoleh kewarganegaraan terbuka bagi mereka yang berinvestasi dalam modal tetap. Batas investasi modal jika ingin menjadi warga negara Turki bagi orang asing telah dikurangi menjadi 500 ribu dolar AS atau Rp 7,4 miliar dari dua juta dolar AS. Warga asing yang memiliki investasi di Turki senilai minimal 250 ribu dolar AS, bisa memanfaatkan kewarganegaraan Turki. Prasyarat deposit minimal sebesar 3 juta dolar AS di bank Turki juga diturunkan menjadi 500 ribu dolar AS.

Selain itu, individu asing juga bisa mendapatkan kewarganegaraan Turki ketika mereka bisa mempekerjakan 50 orang warga Turki. Jumlah itu diturunkan dari syarat semula sebanyak 100 orang.

Cara lain salah satunya, ketika seseorang membeli properti senilai 250 ribu dolar AS atau setara dengan Rp 3,7 miliar. Jumlah ini juga sudah diturunkan dari syarat awal sebesar 1 juta dolar AS atau setara dengan Rp 14,5 miliar.

Keputusan Erdogan ini diduga sebagai langkah untuk mengangkat kembali nilai mata uang lira yang terpuruk akibat sanksi tarif Amerika Serikat. Erdogan juga memerintahkan agar kontrak penjualan maupun sewa properti, wajib dilakukan dalam mata uang lira dan dilarang menggunakan mata uang asing.

Baca juga  Erdogan: Zona aman di Suriah harus dikontrol oleh Turki

Peraturan baru ini, disambut baik oleh sektor Properti Turki, yang memiliki 10 miliar dolar AS penjualan kepada orang asing setiap tahunnya. Kebanyakan pembeli properti di Turki adalah negara Arab.

[adinserter name=”Block 1″]

Lamaran dari berbagai negara

Selama tahun lalu, Irak memimpin dalam jumlah warga negara yang diberikan kewarganegaraan Turki dengan 327 investor, diikuti oleh Afghanistan dengan 240 investor, Palestina dengan 170 investor, Mesir dengan 110 investor, Libya dengan 66 investor, Libanon dengan 44 investor, Arab Saudi dan Federasi Saint Christopher dan Nevis masing-masing dengan 29 investor, Azerbaijan dengan 28 investor, Pakistan dengan 26 investor, Sudan dengan 24 investor, Rusia dengan 22 investor, Aljazair dengan 21 investor, dan AS dengan 19 investor.

Negara-negara lain yang mendapatkan manfaat dari hak ini juga termasuk Jerman, Venezuela, Republik Dominika, Prancis, Suriah, Belize, Belarus, Polandia, Antigua dan Barbuda, Australia, Uni Emirat Arab (UEA), Granada, Afrika Selatan, India, Kanada, Perserikatan Komoro dan Ukraina.

Minat investor naik sepuluh kali lipat dibanding tahun sebelumnya

Aplikasi semacam ini sedang diterapkan di banyak negara, terutama di AS dan Spanyol, kata Ali Rıza Babaoğlan, salah satu pendiri perusahaan konsultan investasi Grow in EMEA.

[adinserter name=”Block 1″]

Babaoğlan mengatakan amandemen yang diperkenalkan Turki cukup menarik, menekankan bahwa minat tumbuh setelah persyaratan tersebut dikurangi.

“Minat investor asing meningkat setidaknya sepuluh kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Kami melihat bahwa program ini memberikan manfaat signifikan bagi perekonomian Turki,” katanya kepada Anadolu Agency (AA). []

votes
Article Rating
admin
the authoradmin
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d bloggers like this: