Friday, July 19, 2024
InternasionalTimur Tengah

Sayap militer oposisi, Tentara Nasional Suriah ambil peran operasi damai Turki

TURKINESIA.NET – ANKARA. Tentara Pembebasan Suriah (FSA), pasukan militer oposisi yang sah dalam perang sipil di Suriah kini menguatkan diri dengan bergabung dengan pasukan oposisi lainnya dan mengubah nama menjadi Tentara Koalisi Nasional Suriah.

Aksi protes damai di Suriah yang dimulai pada Maret 2011 berubah menjadi konflik akibat intervensi yang keras dari rezim Assad menyebabkan perwira tentara pro-revolusi memisahkan diri dari militer pada akhir tahun itu.

Mantan tentara rezim itu mengumumkan akan melindungi massa oposisi bersama-sama dan mereka berfokus pada “perang pertahanan”.

Formasi yang menjadi pasukan pertahanan lokal ini kemudian memperkenalkan dirinya sebagai Tentara Pembebasan Suriah (FSA).

FSA membentuk tulang punggung militer yang sah dari kubu oposisi dengan menambahkan satu bintang pada bendera Suriah.

Lembaga militer itu memposisikan dirinya sebagai sayap militer Pemerintah Sementara Suriah yang didirikan pada Maret 2013.

FSA aktif berperang di garis depan medan tempur di kota Aleppo-Idlib, Raqqa- Deir al-Zour –Hasakah-Hama-Latakia, Homs, Damaskus-Dera- Quneitra-Suwaida.

Namun, dukungan Rusia dan Iran terhadap rezim Bashar Assad pada tahun 2016 menyebabkan FSA kehilangan kekuatan di semua tempat pertempuran.

FSA kembali mengumpulkan kekuatan berkat Operasi Perisai Eufrat yang diluncurkan oleh Turki pada Agustus 2016.

Sebelum Turki menggelar Operasi Ranting Zaitun, 30 kelompok yang berafiliasi dengan FSA di utara Aleppo bersatu dengan nama Tentara Nasional pada 30 Desember 2017.

Lalu pada tanggal 28 Mei 2018, 11 kelompok perlawanan dari Idlib bergabung dengan nama “Front Pembebasan Nasional”.

Pada tanggal 4 Oktober kemarin, dua pasukan tersebut bergabung dengan nama “Tentara Nasional” dan terhubung dengan Kementerian Pertahanan Pemerintah Sementara Suriah.

[adinserter name=”Block 1″]

“Tentara Nasional Suriah” yang dibentuk oleh massa oposisi itu mendapatkan dukungan pelatihan milter dari Turki agar dapat melancarkan operasi militer di utara Suriah.

Tentara ini akan mengambil bagian dalam operasi Turki di wilayah tersebut.

Sumber: Anadolu Agency Indonesia

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x