Senin, Agustus 15, 2022
Teknologi

25 kendaraan lapis baja produksi Turki dipamerkan dalam HUT kemerdekaan Senegal

Turkinesia.net – Pada peringatan Hari Kemerdekaan Senegal, tentara Senegal memamerkan kendaraan militernya yang diproduksi oleh industri pertahanan Turki.

Tentara Senegal menunjukkan 25 kendaraan lapis baja yang akhir-akhir ini dibeli. Kendaraan 4×4 yang dinamakan Ejder Yalçın dan empat kendaraan anti-huru hara yang dinamakan Ejder TOMA untuk pertama kalinya dipamerkan dalam parade Hari Kemerdekaan di ibukota Dakar.

Kepala Staf Pertahanan, Letnan Jenderal Cheikh Gueye, dalam sebuah wawancara dengan Anadolu Agency mengatakan, tentara dalam usahanya untuk memperkuat sistem pertahanan dan fasilitasi perang melawan terorisme menunjukkan sebuah pilihan terhadap senjata, kendaraan, dan teknik Turki.

“Produk Turki memiliki kualitas yang optimal dan harga yang adil di bidang kendaraan dan aksesori,” kata Gueye.

“Kendaraan ini akan digunakan di wilayah operasional sebagai bagian dari perang melawan terorisme dan kejahatan terorganisir. Ejder Yalçın dan Ejder TOMA telah meningkatkan kapasitas pasukan pertahanan kami, mereka sangat cocok untuk tuntutan perang modern dari pasukan pertahanan.”

Gueye juga mengungkapkan kemungkinan peningkatan kerja sama militer antara Senegal dan Turki, yang dapat mengarah pada pembelian jenis-jenis produk tambahan.

“Merupakan suatu hal yang lazim untuk melihat peralatan industri pertahanan Turki di banyak negara Afrika,” katanya.

Ejder Yalçın memiliki berat 14 ton dan memberikan perlindungan terhadap bahan peledak. Dapat menampung hingga 11 personel pada saat darurat dan dapat membawa beban hingga empat ton. Dapat mencapai kecepatan 120 kilometer per jam.

Kendaraan anti-huru hara Ejder TOMA dapat mencapai kecepatan 110 kilometer per jam dan dapat membawa lima ton air.

Yeni Safak

 

votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: