Senin, Agustus 15, 2022
Timur Tengah

3.250 pasukan Turki akan amankan Piala Dunia Qatar 2022

militer Turki
militer Turki

TURKINESIA.NET – DOHA. Turki akan mengirim 3.250 pasukan keamanan ke Piala Dunia Qatar. Seperti dilaporkan Al Jazeera, Rabu (19/1/2022), Ankara menyatakan polisi anti huru hara, pasukan khusus dan ahli pendeteksi bom akan dikerahkan untuk memastikan keamanan di turnamen sepak bola.

Menurut Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu, ribuan pasukan Turki itu akan dilakukan pada November 2022. Ankara juga telah melatih personel keamanan Qatar menjelang kompetisi.

Berbicara di satu acara di kota resor selatan Antalya pada hari Selasa, Soylu mengatakan mereka yang akan dikerahkan selama turnamen termasuk 3.000 petugas polisi anti huru hara, 100 pasukan khusus Turki, 50 anjing pendeteksi bom dan operatornya, 50 ahli bom dan staf lainnya.

“Sebanyak 3.250 personel kami akan bekerja sementara di Qatar pada November dan Desember selama 45 hari untuk Piala Dunia. Pada acara yang diperkirakan akan dihadiri lebih dari satu juta penggemar dari seluruh dunia ini, personel kami akan memastikan keamanan,” kata Soylu.

Soylu menambahkan bahwa Turki juga telah melatih 677 personel keamanan Qatar di 38 bidang profesional yang berbeda, tanpa merinci secara spesifik.

Soylu juga tidak merinci apa yang akan menjadi bagian dari penempatan Turki dalam keseluruhan staf keamanan acara di turnamen.

Turki dan Qatar telah memperkuat hubungan dalam beberapa tahun terakhir. Sebelumnya, Ankara tmemang mendukung Doha dalam perselisihan dengan negara-negara Teluk lainnya.

Kedua belah pihak telah sering bekerja sama dalam komersial dan ekonomi.

Ankara telah melatih personel keamanan Qatar dan menahan pasukan militer dan pangkalan di negara itu sesuai dengan perjanjian yang ditandatangani dengan Doha dalam 10 tahun terakhir.

Sumber: beritasatu.com

Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
trackback

[…] Qatar telah berselisih dengan empat negara kawasan – Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, dan Mesir – sejak 5 Juni 2017. Empat negara tersebut menuduh Doha mendukung terorisme, tuduhan yang dibantah oleh Doha. […]

error: Content is protected !!
1
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: