Friday, March 1, 2024
Amerika

Biden janjikan penjualan pesawat F-16 untuk Turki

penjualan pesawat F-16 untuk Turki
f-16 Turki

Presiden AS Joe Biden menyatakan akan terus mendorong penjualan pesawat tempur F-16 ke Turki. Ia bertekad menekankan sikapnya ini dalam konsultasi dengan Kongres yang selama ini belum menyetujui penjualan pesawat tersebut ke Turki.

‘’Presiden Joe Biden sudah jelas sikapnya, ia mendukung penjualan dan pengiriman tersebut,’’ kata Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan, Selasa (11/7/2023) menjelang pertemuan para pemimpin negara NATO di Vilnius, Lithuania.

‘’Dia tak memiliki keberatan apapun pada masalah ini. Ia berniat maju terus dengan pengiriman pesawat itu ke Turki,’’ katanya menambah. Meski demikian, Sullivan tidak memberikan detail mengenai kapan Biden kembali berbicara dengan Kongres.

Tak disebutkan juga target Biden meyakinkan Kongres hingga kemudian penjualan F-16 ke Turki disetujui. Kongres memberikan sejumlah catatan mengenai penjualan F-16 ke Turki, yaitu soal catatan HAM Turki yang dianggap buruk.

Selain itu, mereka mendorong Turki terlebih dahulu menyetujui masuknya Swedia menjadi anggota NATO. Sejumlah, anggota NATO meyakini Turki juga menjadikan ketidaksetujuan masuknya Swedia menjadi anggota NATO untuk menekan AS.

Turki menyampaikan keinginan pembelian pesawat F-16 buatan Lockheed Martin Corp dan hampir 80 kit untuk modernisasi pesawat yang sudah kepada AS dengan nilai 20 miliar dolar AS pada Oktober 2021 lalu.

Pada Senin (10/7/2023) malam, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan akhirnya sepakat menudukung proposal Swedia menjadi anggota NATO. Ini mengakhiri aksi setahun Turki yang tak memberikan lampu hijau untuk meminta ratifikasi parlemen keanggotaan Swedia.

Sekjen NATO Jens Stoltenberg mengumumkan pada Senin (10/7/2023) malam bahwa Erdogan akhirnya bersedia menyampaikn proposal keinginan Swedia masuk NATO ke parlemen Turki untuk memperoleh persetujuan mereka.

Ia menuturkan, kesepakatan ini tercapai setelah ada pembicaraan di Vilnius, Lithuania antara Erdogan dengan Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson.

‘’Saya gembira mengumumkan, Presiden Erdogan telah sepakat menyerahkan proposal Swedia ke parlemen Turki sesegera mungkin dan bekerja dengan mereka untuk dilakukan ratifikasi. Ini hari bersejarah,’’ kata Stoltenberg seperti dilansir Aljazirah, Senin.

Keanggotaan NATO perlu mendapatkan persetujuan dari seluruah anggota. Sejak tahun lalu, Turki menangguhkan keanggotaan Swedia karena dianggap memberikan ruang bagi para aktivis Kurdi yang selama ini dicap teroris oleh Turki.

Serangkaian demonstrasi di Stockholm, termasuk aktivis anti-Islam yang membakar Alquran juga membuat marah Turki. Pernyataan bersama tercapai juga setelah disepakati Turki dan Swedia bersama-sama melakukan koordinasi melakukan kontraterorisme.

Presiden AS Joe Biden memuji komitmen Erdogan terhadap proposal keanggotan Swedia di NATO. ‘’Saya siapa bekerja sama dengan Presiden Erdogan dan Turki dalam memperluas pertahanan dan pertahanan di kawasan Euro-Atlantic,’’ katanya.

Ia menyatakan akan menyambut Perdana Menteri Kristersson dan Swedia sebagai anggota ke-32 NATO. Ia berterima kasih juga kepada Sekjen Stoltenberg atas kepemimpinannya yang mumpuni sehingga terjadi kesepakatan antara Turki dan Swedia.

Sumber: Republika

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

3 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
slot gacor
7 months ago

nice,, website this slot gacor

Anoboy
7 months ago

nice,, anime website this Anoboy

legenda555
7 months ago

nice,, slot gacor legenda555

error: Content is protected !!
3
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d