Jumat, Agustus 12, 2022
EropaInternasionalIslamophobia

Diserang anggota Neo-Nazi, gadis Turki malah dikasari polisi Jerman saat minta bantuan

TURKINESIA.NET – HANOVER. Seorang gadis Turki berusia 18 tahun yang secara verbal diserang oleh dua anggota Neo-Nazi dari partai sayap kanan Alternatif untuk Jerman (AfD),namun saat berusaha berlindung di belakang polisi, dia malah dikasari oleh polisi.

Sebuah serangan rasis dipicu dua pria Jerman yang menarik jilbab seorang wanita Turki dan juga menyerangnya secara verbal di sebuah perkumpulan kampanye AfD, di Hanover Jerman.

Gadis itu berusaha membela diri dan memohon bantuan polisi, tetapi dia kaget, bukannya dilindungi, namun polisi dengan kasar menekannya ke tanah.

Sementara itu, Henryk Stöckl, seorang pegiat media sosial Neo-Nazi, mengucapkan sumpah serapah kepada gadis itu tetapi polisi tidak mengambil tindakan apapun, bahkan terus menyakiti gadis Turki tersebut.

Stöckl berdalih bahwa gadis itu mengambil bajunya dan memukul kepalanya.

Polisi kemudian merilis pernyataan yang mengatakan bahwa mereka belum mendengar hinaan kedua anggota rasis dan bahwa wanita yang mengenakan jilbab menunjukkan perilaku agresif.

Islamofobia dan kebencian terhadap migran dalam beberapa tahun terakhir telah meningkat di Jerman, dipicu oleh partai-partai dan gerakan sayap kanan yang telah mengeksploitasi kekhawatiran akan krisis pengungsi dan terorisme.

[adinserter name=”Block 1″]

Polisi mencatat 813 kejahatan rasial terhadap Muslim tahun lalu, termasuk penghinaan, surat ancaman, serangan fisik dan serangan terhadap masjid.

Jerman, negara berpenduduk lebih dari 81 juta orang, memiliki populasi Muslim terbesar kedua di Eropa Barat setelah Prancis. Hampir 4,7 juta Muslim di negara itu termasuk 3 juta di antaranya terdiri dari minoritas Turki. [Yeni Safak]

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: