Minggu, Agustus 14, 2022
Teknologi

Drone Bayraktar Akinci Turki sukses terbang 2000 km Istanbul-Baku

Drone Bayraktar Akinci Turki
Drone Bayraktar Akinci Turki

TURKINESIA.NET – ISTANBUL. Drone Bayraktar Akinci Turki telah melakukan penerbangan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Akinci berangkat dari barat laut Turki dan mendarat di Azerbaijan.

Drone Bayraktar Akinci Turki akan dipajang di Teknofest Azerbaijan minggu ini. Ini merupakan kemunculan Akinci pertama di luar negeri untuk salah satu festival penerbangan, luar angkasa, dan teknologi terbesar di dunia.

Dua drone Akıncı lepas landas dari distrik Corlu Tekirdağ barat laut pada hari Sabtu, satu di pagi hari dan yang lainnya di sore hari. Dua drone itu melakukan perjalanan melalui Turki dan Georgia sebelum mendarat di Bandara Internasional Heydar Aliyev di Baku, kata perusahaan Baykar.

Menempuh jarak sekitar 2.000 kilometer, UCAV menyelesaikan penerbangan lima jam perjalanan melalui tiga negara. keberhasilan ini merupakan yang pertama dalam sejarah penerbangan Turki.

Selama Teknofest yang akan diadakan dari 26 Mei hingga 29 Mei, bersama dengan produk pertahanan dan teknologi mutakhir lainnya yang dikembangkan oleh perusahaan-perusahaan Turki, Akıncı akan bertemu dengan para penggemar dirgantara dan teknologi di Baku.

Sejak edisi pertamanya pada tahun 2018, acara ini telah menjadi tempat berkumpulnya Turki untuk semua pemangku kepentingan di bidang kedirgantaraan dan teknologi, dari perusahaan hingga mahasiswa.

Acara ini akan menjadi tuan rumah berbagai kegiatan, mulai dari pertunjukan udara dengan pesawat tempur, kendaraan udara tak berawak (UAV) dan helikopter, seminar, pertemuan puncak, kompetisi dan pameran.

Selain raja drone dan pengembang Akıncı Baykar, banyak perintis lainnya, termasuk Aselsan, Havelsan, Roketsan, STM, Turkish Aerospace Industries (TAI) dan anak perusahaan manufaktur mesinnya, TUSAŞ Engine Industries (TEI), akan memamerkan kendaraan dan peralatan mereka selama festival.

Diselenggarakan oleh Yayasan T3 dan Kementerian Industri dan Teknologi, Teknofest telah diadakan di berbagai kota Turki pada tahun genap dan di kota metropolis Istanbul pada tahun ganjil.

Baca juga  Turki: S-400 tidak akan diintegrasikan dalam sistem NATO

Menandai drone paling canggih yang dibangun oleh negara tersebut, Akıncı pertama kali dikirim ke pasukan keamanan Turki pada akhir Agustus tahun lalu.

UCAV itu bergabung dengan Bayraktar TB2, yang telah banyak digunakan dan dijual ke berbagai negara, termasuk Ukraina, Qatar, Azerbaijan, dan Polandia.

Enam drone Akıncı telah memasuki inventaris sejauh ini dan telah digunakan secara aktif oleh Angkatan Bersenjata Turki (TSK).

Akinci telah bergabung dengan operasi besar pertama bulan lalu saat Turki melancarkan serangan militer terhadap target teroris PKK di Irak utara.

Akıncı lebih panjang dan lebih lebar dari Bayraktar TB2 dan dapat melakukan tugas-tugas strategis.

Pesawat ini memiliki lebar sayap 20 meter (65 kaki) dengan struktur sayap bengkok yang unik dan dilengkapi dengan kontrol penerbangan otomatis penuh dan sistem autopilot rangkap tiga.

Akinci dapat membawa berbagai persenjataan, termasuk berbagai rudal seperti Smart Micro Munitions (MAM-L) yang dikembangkan oleh kontraktor terkemuka Turki, Roketsan.

Akinci juga dapat dilengkapi dengan radar active electronically scaned array (AESA) yang diproduksi secara lokal dan rudal udara-ke-udara Gökdoğan (Merlin) dan Bozdoğan (Peregrine).

Akinci juga mampu meluncurkan beberapa jenis amunisi buatan lokal lainnya, seperti Stand-Off Missile (SOM) buatan Roketsan, rudal jelajah udara-ke-permukaan jarak jauh yang dapat mencapai target hingga 150 mil (240 kilometer).

Baykar mengatakan, Akıncı dapat menyerang target baik di udara maupun di darat. Hal ini juga dapat beroperasi bersama jet tempur dan terbang lebih tinggi dan tinggal di udara lebih lama dari drone Turki lainnya.

Akıncı, akhir bulan lalu, melakukan tembakan langsung pertama ke target laut dalam tes yang berhasil menembak sasaran menggunakan kit panduan TEBER MK-82.

Baca juga  Turki kembangkan drone khusus pemadam kebakaran

Dikatakan telah mencapai target setelah Bayraktar TB2 melakukan penunjukan laser pada target. Akıncı dilaporkan menjatuhkan bom MK-82 dari ketinggian 20.000 kaki ke target mengambang.

Bayraktar TB2 mendapatkan ketenaran di seluruh dunia setelah ditempatkan dalam konflik di Suriah, Libya dan Karabakh, yang sebelumnya disebut sebagai Nagorno-Karabakh.

Drone bayraktar telah dijual ke hampir 20 negara sejauh ini, dengan banyak negara lain menyatakan minatnya untuk membeli drone tersebut.

Versi yang ditingkatkan diharapkan melakukan penerbangan perdananya tahun ini. Saat ini, dalam pengembangan di fasilitas Baykar, Bayraktar TB3 akan dapat lepas landas dan mendarat di kapal serbu amfibi TCG Anadolu yang akan menjadi andalan Turki.

Baykar juga telah menyelesaikan kesepakatan ekspor untuk Akınci dengan dua negara. Menurut perusahaan, pengiriman ditargetkan dilakukan secara berkala mulai tahun 2023.

Sumber: Daily Sabah

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
trackback

[…] Drone Bayraktar Akinci Turki sukses terbang 2000 km Istanbul-Baku […]

error: Content is protected !!
1
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: