- Advertisement -
Internasional

Dua warga Eropa yang bertempur untuk teroris YPG telah “dinetralisir”

TURKINESIA.NET – ANKARA. Berdasarkan informasi yang tersedia secara online di media sosial, dua warga Eropa yang ikut bertempur sebagai bagian dari kelompok teroris PYD/PKK telah “dinetralisir” selama Operasi Olive Branch di Afrin, Suriah barat laut.

Sementara operasi Turki di Suriah berlanjut, informasi yang beredar di media sosial tentang beberapa teroris “dinetralisir” oleh tentara Turki menunjukkan bahwa beberapa di antaranya merupakan warga negara Eropa.

Menurut informasi ini, warga Negara Spanyol Samuel Prada Leon dengan nama kode Baran Galicia, dan warga negara Prancis Olivier Francois Jean Le Clainche, dengan nama kode Kendal Breizh, keduanya “dinetralisir” pekan lalu di Afrin, lokasi operasi Turki kontrateroris Olive Branch.

Ada banyak teroris asing dari negara-negara Eropa dan juga petempur AS untuk PYD/PKK.

Sementara negara-negara Barat telah bekerja untuk membendung warganya agar tidak bergabung dengan Daesh, namun mereka telah menunjukkan kurang khawatir mengenai orang-orang Barat yang bergabung dengan PYD/PKK, sementara sebagian besar lainnya gagal mengenali PYD/PKK sebagai ancaman teroris.

Secara terpisah, juga menurut media social, warga Belanda Sjoerd Heeger – yang diberi kode nama Baran Sason – tewas di Deir al-Zor, Suriah timur, dekat dengan perbatasan Irak, dalam bentrokan dengan tentara Suriah dan pasukan Iran, Pada 20 Januari, Turki meluncurkan Operation Olive Branch untuk membersihkan teroris PYD / PKK dan Daesh dari Afrin.

Menurut Staf Umum Turki, operasi tersebut bertujuan untuk membangun keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah tersebut serta melindungi orang-orang Suriah dari penindasan dan kekejaman teroris.

Operasi tersebut dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, resolusi Dewan Keamanan PBB, hak pembelaan diri berdasarkan piagam PBB, dan penghormatan terhadap integritas wilayah Suriah, katanya.

Baca juga  Rusia akan mulai kirim rudal S-400 kepada Turki tahun 2019

Militer juga mengatakan bahwa hanya target teror yang dihancurkan dan bahwa “perhatian sepenuhnya” diambil untuk tidak membahayakan warga sipil. [Anadolu Agency]

votes
Article Rating
admin
the authoradmin
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d bloggers like this: