- Advertisement -
Indonesia-Turki

Dubes Lalu Muhammad Iqbal: Hubungan bilateral Indonesia dan Turki tumbuh cepat

TURKINESIA.NET, JAKARTA – Hubungan bilateral Indonesia dan Turki mengalami pertumbuhan cepat di berbagai bidang, kata Duta Besar Indonesia untuk Turki Lalu Muhammad Iqbal.

Menurut Iqbal, Turki dan Indonesia sedang berdialog untuk menggarap produksi bersama bus listrik.

“Di bidang industri pertahanan, industri strategis, manufacture product, yang terakhir ini sedang dalam pembicaraan mengenai joint production bus listrik dari Turki Karsan di Indonesia. Dalam waktu dekat sudah mulai proses. Prosesnya sudah mulai matang,” ujar Iqbal kepada Anadolu Agency di sela-sela Festival Pasar Senggol Türkiye di Istanbul pada Minggu.

Namun Iqbal mengatakan finalisasi perundingan Indonesia-Turkey Comprehensive Economic Partnership Agreement (IT-CEPA) masih dalam proses.

Menurut Iqbal, hingga saat ini IT-CEPA belum mengalami kemajuan signifikan. “Dan itu bolanya sepenuhnya ada di pihak Turki,” ucap dia.

Lalu menambahkan potensi dalam hubungan bilateral Indonesia-Turki ini harus dimanfaatkan dalam segala aspek, terutama pada bidang perdagangan dan industri.

“Jadi bukan hanya destinasi wisata, Turki bukan hanya cerita tentang kemenangan di masa lalu pada masa Ottoman. Tapi kita harus lihat Turki masa kini, bahwa Turki ini memberikan potensi hubungan bilateral yang sangat menarik, khususnya untuk sektor perdagangan dan industry,” tukas Iqbal.

Iqbal mengatakan Industri di Turki banyak yang maju karena berada di lingkungan Eropa, yang memiliki standar tinggi.

Hal inilah, kata Iqbal, yang bisa Indonesia transfer dari Turki dan perdagangan Turki harus dilihat sebagai pusat.

“Turki adalah hub yang terbaik untuk produk-produk Indonesia masuk ke wilayah-wilayah sekitarnya, wilayah Balkan yang merupakan spare of influence-nya dia, begitu juga Asia Tengah, dan Timur Tengah menjadi spare of influence-nya Turki,” ucap Iqbal.

Dia melanjutkan salah satu yang paling menjanjikan karena pelabuhan-pelabuhan di Turki sangat bagus, bahkan salah satu pelabuhannya di kota Mersin sudah diambil alih oleh Singapure Port, untuk masuk ke Mediterania.

Baca juga  Anak penjual gorengan dari Sumenep terima penghargaan Presiden Erdogan

“Nah ini harus dimanfaatkan oleh pengusaha-pengusaha Indonesia. Ini sangat menjanjikan sekali bila bisa dimanfaatkan oleh pengusaha-pengusaha Indonesia untuk masuk ke wilayah itu,” ungkap Iqbal.

Iqbal juga menyampaikan belakangan ini populasi Indonesia di Turki meningkat di mana pada tiga tahun lalu berjumlah 3.000 orang, kini telah mendekati 7.000.

“Warga Indonesia di Turki banyak sekali melakukan bisnis-bisnis. Legal juga buka toko, dan KJRI dan KBRI bantu mereka sertifikasi produk-produknya sehingga menjadi produk Indonesia yang diproduksi di Turki,” ungkapnya.

Sumber: Anadolu Agency Indonesia

votes
Article Rating
admin
the authoradmin
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d bloggers like this: