Minggu, Agustus 14, 2022
Bangsa Turk

Ekspor militer Turki ke Azerbaijan melonjak 600 persen lebih

Ekspor militer Turki ke Azerbaijan melonjak 600 persen lebih - Turkinesia

TURKINESIA.NET – ANKARA. Ekspor militer Turki ke sekutunya Azerbaijan melonjak 610 persen dalam 11 bulan pertama tahun ini, di mana Baku bertempur dalam konflik brutal dan sukses melawan pasukan Armenia di Nagorno-Karabakh.

Ekspor Turki untuk saat ini berjumlah hampir 256 juta USD, menurut rilis data terbaru dari Turkey Exporters Union.

Selama konflik September-November di Nagorno-Karabakh, Ankara memberikan dukungan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk Baku.

Turki mengirim setidaknya enam drone serang bersenjata jenis Bayraktar dan memasok amunisi pintar termasuk peluru kendali presisi, sementara staf militer Turki membantu membentuk strategi Azerbaijan untuk merebut wilayah itu.

Serangan drone Turki terhadap perangkat keras Armenia yang mencakup howitzer, rudal, sistem pertahanan rudal, tank dan benteng, melemahkan perlawanan Yerevan dan memberi Azerbaijan keuntungan besar di medan perang.

Turki dan Azerbaijan telah melakukan latihan militer bersama selama bertahun-tahun, terakhir pada bulan Agustus, ketika para perwira Turki berbagi pengalaman dan keahlian yang telah mereka kembangkan dalam konflik Suriah dan Libya.

Ankara juga mengerahkan F-16 Turki sebagai pencegah, meskipun pesawat tempur tidak digunakan dalam pertempuran yang sebenarnya.

Setelah pertempuran sengit selama enam minggu, Armenia dan Azerbaijan menyepakati gencatan senjata pada November usai jatuhnya kota strategis Shusha ke tangan tentara Azerbaijan.

Perjanjian tersebut yang disambut dengan kemarahan dan ketidakpercayaan di antara orang-orang Armenia, mengharuskan Yerevan untuk menyerahkan kendali administratif atas beberapa wilayah pegunungan kepada Azerbaijan.

Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, pasukan penjaga perdamaian Rusia dikerahkan di sepanjang garis depan di Nagorno-Karabakh dan koridor antara wilayah tersebut dan Armenia. Awal pekan ini, Turki dan Rusia juga sepakat untuk mendirikan pusat pengamatan gencatan senjata bersama untuk memantau perkembangan di lapangan.

Baca juga  Azerbaijan kirim 27 tentara yang terluka ke Turki untuk pengobatan

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan juga akan mengunjungi Baku pada 9-10 Desember, menurut pernyataan kepresidenan pada hari Kamis.

Sumber: Middle East Eye

4.3 6 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Amar
Amar
1 year ago

Moga turky dpt mmbawa dan mmprstukn negara”muslim dunia agar bisa lbih maju dan kuat…

error: Content is protected !!
1
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: