Senin, Agustus 8, 2022
Eropa

Erdogan dan Putin bahas mekanisme ekspor gandum Ukraina

Dubes Lalu Muhammad Iqbal: Hubungan bilateral Indonesia dan Turki tumbuh cepat - Turkinesia
Erdogan dan Putin bahas ekspor gandum Ukraina

TURKINESIA.NET, ANKARA – Presiden Erdogan dan mitranya Vladimir Putin akan bertemu pada Selasa (19/7) di Teheran untuk membahas mekanisme ekspor gandum Ukraina, ungkap seorang sumber Kremlin pada Senin (18/7).

Kedua pemimpin akan bertemu di ibu kota Iran saat konflik di Ukraina yang secara besar-besaran menghambat pengiriman dari salah satu pengekspor gandum dan biji-bijian terbesar di dunia itu. Ini memicu kekhawatiran akan kekurangan pangan global.

“Pertama, kami siap untuk melanjutkan pekerjaan ke arah ini. Kedua masalah ini akan dibahas oleh presiden,” kutip kantor berita Rusia dari pernyataan penasihat presiden Yuri Ushakov.

Kementerian Pertahanan Rusia mengindikasikan pada Jumat bahwa dokumen akhir tentang masalah yang dimediasi oleh PBB akan segera siap untuk melepaskan sekitar 20 juta ton ekspor biji-bijian yang saat ini diblokir serta biji-bijian dan pupuk Rusia yang saat ini ditahan di bawah sanksi Barat.

Menurut Ushakov, pusat koordinasi akan dibuka di Istanbul yang memungkinkan rute ekspor tersebut melalui Laut Hitam.

Pada Senin, Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar menkonfirmasi bahwa kesepakatan pada prinsipnya telah ditemukan antara Ukraina dan Rusia untuk membangun koridor laut yang aman sehingga memungkinkan pengangkutan biji-bijian.

Turki–anggota NATO yang sedang berbicara dengan Rusia dan Ukraina–telah memelopori upaya untuk melanjutkan pengiriman biji-bijian itu.

Seorang sumber resmi Turki yang meminta tidak disebut nama mengatakan, pertemuan lain dapat berlangsung pada Rabu (20/7) atau Kamis (21/7) setelah pembicaraan di Teheran.

Berita bahwa Putin dan Erdogan akan bertemu, datang pada hari kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell memperingatkan blokade Rusia terhadap pelabuhan Ukraina dapat mengancam pasokan ke ribuan orang yang rentan kelaparan. Borrell menyebut itu adalah salah satu masalah “hidup dan mati bagi banyak manusia”.

Baca juga  Negara-negara Eropa pesan 1 miliar masker dari perusahaan Turki

Perunding Rusia dan Ukraina sudah dijadwalkan untuk bertemu dengan diplomat PBB dan Turki di Istanbul pada Rabu untuk membahas kemungkinan kesepakatan mengakhiri blokade selama berbulan-bulan di pelabuhan Ukraina setelah invasi Februari.

Rusia telah merebut beberapa pelabuhan Laut Hitam dan membombardir yang lain, termasuk tempat ekspor biji-bijian utama di kota Odessa.

Pertanian Ukraina ialah sumber utama biji-bijian untuk pasar dunia, khususnya di Timur Tengah dan Afrika yang punya persediaan makanan sangat terbatas. (AFP/OL-14)

Sumber: https://mediaindonesia.com/ekonomi/507643/putin-erdogan-akan-bahas-mekanisme-ekspor-gandum-di-iran

votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: