Senin, Agustus 8, 2022
Eropa

Erdogan sindir Kanada terkait temuan kuburan massal anak-anak: Sejarah mereka penuh dengan aib

Erdogan sindir Kanada terkait temuan kuburan massal anak-anak: Sejarah mereka penuh dengan aib - Turkinesia

TURKINESIA.NET – ANKARA. Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan mengkritik negara-negara Barat atas campur tangan mereka terhadap urusan internal Turki. Erdogan mengatakan bahwa bagian memalukan dari negara-negara seperti Kanada dan negara-negara di Eropa yang mencoba untuk menguliahi Turki tentang hak asasi manusia, demokrasi dan kebebasan telah terungkap satu per satu.

Berbicara di KTT Pemuda Turki di Pusat Kongres dan Kebudayaan Nasional Beştepe di Ankara, Erdogan merujuk pada genosida Srebrenica dan mengingat para korbannya.

“Seperti yang dikatakan almarhum Aliya (mantan Presiden Bosnia-Herzegovina), genosida yang terlupakan terulang kembali,” kata Erdogan.

Saat negara-negara Barat menuduh Turki melakukan genosida, masa lalu mereka yang memalukan menghantui mereka, tambah Erdogan.

Presiden mengacu pada pengakuan peristiwa 1915 sebagai genosida oleh beberapa negara Barat dan permusuhan mereka terhadap Turki.

Turki berkeberatan atas penyebutan insiden 1915 sebagai “genosida.” Ankara menyebutnya sebagai tragedi di mana warga Turki dan Armenia menderita korban dalam panasnya Perang Dunia I. Ankara telah berulang kali mengusulkan pembentukan komisi bersama sejarawan dari Turki dan Armenia di bawah pengawasan pakar internasional untuk mengkaji masalah tersebut.

Kanada baru-baru ini mendapat kecaman setelah penemuan tulang anak-anak Pribumi di kuburan massal di sekolah-sekolah asrama. Pakar hak asasi manusia PBB mendesak Ottawa dan Vatikan untuk melakukan penyelidikan penuh dan segera atas penemuan tersebut. Namun, Paus Fransiskus gagal menawarkan permintaan maaf yang diminta oleh Perdana Menteri Justin Trudeau.

Sumber: Daily Sabah,

3.3 4 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Ibang
1 year ago

Kalau ditarik jauh kebelakang, terlalu banyak pelanggaran HAM yang dilakukan oleh Barat. Tengok saja tetangga Canada, di sana Pasti banyak kuburan massal (bahkan mungkin bukan kuburan), hanya tulang berserakan dari Suku Apache yang dibantai. Belum lagi tulang-belulang dari Afro Amerika yang mereka bantai.

Tetangga Indonesia di selatan sendiri, Suku Aborigin nya hampir punah. Lebih jauh ke Selatan, Suku Maori juga hampir punah. Siapa dan berasal dari manakah orang-orang yang menempati Amerika, Australia dan New Zealand sekarang?

Last edited 1 year ago by Ibang
error: Content is protected !!
1
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: