Minggu, Oktober 2, 2022
Balkan

Erdogan: Turki dan Bosnia Herzegovina izinkan perjalanan bebas paspor

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan melakukan konferensi pers bersama tiga anggota Dewan Presiden Bosnia dan Herzegovina di Sarajevo. (Foto file-Anadolu Agency)
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan melakukan konferensi pers bersama tiga anggota Dewan Presiden Bosnia dan Herzegovina di Sarajevo. (Foto file-Anadolu Agency)

ANKARA-Beograd – Turki dan Bosnia Herzegovina memutuskan untuk mengizinkan warganya melakukan perjalanan ke negara satu sama lain tanpa paspor, kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Selasa.

“Kami sekarang telah membuat keputusan untuk (mengaktifkan) perjalanan antara Bosnia dan Herzegovina dan Turki dengan kartu tanda penduduk (KTP),” kata Erdogan pada konferensi pers di Sarajevo bersama tiga anggota Dewan Presiden Bosnia dan Herzegovina.

Erdogan mengatakan Turki dan Bosnia Herzegovina saat ini sedang memproses perjalanan bebas paspor, dan itu akan segera efektif dalam waktu dekat.

Dia mengatakan hubungan antara Turki dan Bosnia Herzegovina “luar biasa,” dan Erdogan juga menyuarakan dukungan untuk integritas dan stabilitas teritorial negara itu.

Erdogan menegaskan bahwa Turki siap melakukan yang terbaik untuk mengatasi kesulitan saat ini di Bosnia dan Herzegovina.

“Berada di sini pada peringatan 30 tahun pembentukan hubungan diplomatik, kami melakukan kunjungan bersejarah,” ujar dia.

Sementara itu, anggota Bosnia dan ketua Kepresidenan Bosnia dan Herzegovina saat ini, Sefik Dzaferovic mengatakan Turki dan Bosnia Herzegovina memiliki hubungan persahabatan, dan ikatan sejarah dan budaya mereka kuat, menambahkan bahwa mereka ingin meningkatkan hubungan dengan Ankara.

Dzaferovic mengatakan Bosnia dan Herzegovina ingin memperluas volume perdagangan bilateral dengan Turki menjadi USD1 miliar.

Dia juga menghargai peran Turki dalam mediasi antara Rusia dan Ukraina karena mengizinkan ekspor biji-bijian.

Anggota Serbia Milorad Dodik memuji Erdogan, dengan mengatakan: “Sikapnya terhadap kami di Bosnia dan Herzegovina adalah salah satu emosi dan simpati. Bukti terbaik justru Presiden Erdogan, yang datang ke sini dengan paket bantuan ke Bosnia dan Herzegovina, tanpa membuat kondisi politik apa pun.”

Anggota Kroasia Zeljko Komsic mengatakan kebijakan Erdogan dan Turki adalah salah satu “hal langka” yang mereka sepakati di Bosnia dan Herzegovina.

Baca juga  Turki hidup di hati umat Islam Balkan

Ketegangan Turki-Yunani

Erdogan mengulangi peringatannya kepada Yunani, dengan mengatakan: “Kami bisa datang tiba-tiba dalam satu malam.”

“Mereka memiliki pulau, ada pangkalan di pulau-pulau ini … dan jika ancaman ilegal terhadap kami ini berlanjut, kesabaran kami akan berakhir,” tutur dia.

Jet Turki yang terlibat dalam misi NATO di atas Laut Aegea dan Mediterania Timur pada 23 Agustus diganggu oleh sistem pertahanan udara S-300 buatan Rusia yang ditempatkan di pulau Kreta, Yunani.

Menurut sumber Kementerian Pertahanan Nasional Turki, Yunani melanggar wilayah udara dan perairan teritorial Turki lebih dari 1.100 kali dalam delapan bulan pertama tahun ini.

Sumber: Anadolu Agency

votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: