Senin, September 26, 2022
Bilateral

Fakta menarik hubungan Turki dengan Israel

Fakta menarik hubungan Turki dengan Israel - Turkinesia
Memahami hubungan Turki dengan Israel

Oleh: Hasmi Bakhtiar (S2 Hubungan Internasional Lille Prancis dengan sedikit editan bahasa seperlunya)

  1. Pasca kunjungan @Staquf ke acara @AJCGlobal banyak yang mencari pembelaan dengan cara ngunyel-nguyel Turki yang punya hubungan diplomatik dengan Israel.
  2. Sebenarnya yang ‘ditembak’ adalah Turki yang dipimpin Erdogan dan AKP yang dikenal sebagai representasi Islam Politik, bukan Turki yang sekuler.
  3. Sebenarnya agak lucu juga kalau membandingkan hubungan Turki-Israel dengan Indonesia-Israel, karena konstitusi dan sejarah kita sangat berbeda dengan Turki. Membandingkan keduanya adalah Qiyas ma’al Fariq kalau dalam istilah Ushul Fiqh.
  4. Cuma gw tahu yang disasar lewat syubhat tersebut adalah hubungan Erdogan dan AKP dengan Israel yang dianggap sebagai representasi Islam Politik. Seakan mereka ingin bilang: teman kamu saja punya hubungan diplomatik dengan Israel kenapa kita tidak boleh? Begitu kira-kira.
  5. Untuk memahami hubungan Turki-Israel saat ini, baiknya kita tahu sejarah hubungan kedua negara. Gw coba sedikit jelasin biar bunga hubungan Ankara-Tel Aviv yang saat ini terlihat kita tahu akarnya di mana dan bagaimana.
  6. Hubungan Turki-Israel dimulai pada tahun 1949 disaat era Turki Sekuler. Ketika itu Turki adalah negara mayoritas muslim pertama yang mengakui negara Israel.
  7. Walaupun ketika itu Ankara belum memiliki Kedubes di Tel Aviv namun hubungan dagang dan militer kedua pihak sudah cukup erat. Tentu dengan semua dinamika layaknya hubungan dua negara. Baru tahun 1980 Turki membuka Kedubes di Tel Aviv.
  8. Padahal pada tahun tersebut hubungan Turki-Israel sedang memburuk, akibat memanasnya hubungan Dunia Arab-Israel. Tapi kenapa Turki justru membuka kedutaan besar di Tel Aviv?
  9. Dari awal gw katakan, hubungan Turki-Israel tidak terbangun layaknya hubungan Turki dengan negara2 lain, tapi tercipta dengan asas saling membutuhkan dari kedua belah pihak dalam kondisi yang sangat khusus dan sensitif.
  10. Kondisi ini disadari oleh kedua belah pihak jauh sebelum Erdogan dan AKP naik singgasana di Turki. Itu sebabnya hubungan kedua negara yang terjalin sejak 1949 baru memiliki kedutaan besar pada tahun 1980 dengan situasi turun naik bahkan hampir perang.
  11. Namun semua ketegangan tersebut bisa diatasi karena sebelumnya Turki hanyalah negara miskin dan terkebelakang pasca runtuhnya Khilafah. Namum pada tahun 2002 ketika Erdogan-AKP naik panggung semua menjadi sangat berbeda.
  12. Dari tahun 2002 ini yang ingin gw tekankan, karena pendukung @staquf yang kehabisan bahan bersembunyi di balik nama Erdogan dan AKP untuk membenarkan pengkhianatan @staquf. Mereka tidak bicara sejarah hubungan Turki dari awal tapi langsung loncat ke era Erdogan.
  13. Belum lama ini Gaza memanas akibat kebrutalan Israel (setidaknya 125 warga Gaza tewas ditembak Israel sejak aksi 30 Maret kemarin hingga sekarang –red). Erdogan membalas kekejaman Israel dengan mengusir Dubes Israel untuk Ankara. Kisah penghinaan sang Dubes ketika di Bandara disiarkan secara langsung oleh media Turki.
  14. Tidak sampai di situ, Turki juga menarik Dubes-nya untuk Tel Aviv. Namun di waktu yang sama hubungan Ekonomi terutama perdagangan Turki-Israel sedang sangat bagus. Ini menjadi pertanyaan: apakah hubungan kedua negara dibangun di atas kemunafikan?
  15. Bagi yang melihat Erdogan dan AKP hanya berdasarkan pandangan pertama tentu memahami hubungan Ankara-Tel Aviv dibangun di atas kemunafikan, tapi bagi yang mengikuti rasa penasarannya dan terus menggali lebih dalam maka akan paham bagaimana jalannya ‘permainan’.
  16. Untuk lebih paham, gw sedikit berkisah. Tahun 2002 adalah tahun awal Erdogan-AKP naik panggung politik Turki (setelah menang pertama kali di pemilu 2002). Tahun 2003 Amerika menginvasi Irak. Sebagai sekutu dekat (kacung) Turki diminta bersedia membuka wilayah (darat dan udara) bagi militer Amrik untuk menyerang Irak.
  17. Ini ujian pertama bagi AKP terkait politik Turki di Kawasan secara umum dan Amrik-Israel secara khusus. Pada dasarnya permintaan Amerika tersebut bukan hal yang aneh karena selama ini militer Amerika bebas keluar masuk Turki semau mereka. Wajar, posisi Turki ketika itu sebagai negara kacung.
  18. Namun ketika itu pemerintah Turki tidak langsung mengiyakan permintaan Amerika, tapi juga tidak menolak. Pemerintah Turki menyerahkan ke parlemen untuk menolak atau menerima. Ini awal membandelnya Turki.
  19. Ketika itu parlemen dikuasai oleh kader AKP, tentu hasilnya jelas bahwa permintaan Amerika ditolak walau hanya berbeda beberapa suara. Padahal ketika itu pemerintah Turki sempat mengusulkan kepada parlemen untuk menyetujui permintaan Amerika. Drama politik.
  20. Terlihat nyata ketika itu pemerintah Turki ingin menolak permintaan Amerika dengan melemparkannya ke parlemen tapi di sisi lain pemerintah Turki ingin mengunci Amerika agar tidak marah dengan mengusulkan parlemen agar menerima permintaan Amerika.
  21. Kenapa drama politik ini harus terjadi? Karena pemerintah Turki ketika itu paham betul belum cukup kuat menghadapi Amerika. Belum lagi kisah kelam rentetan kudeta dan yang terbaru yang menimpa Erbakan (pemerintahan ala politik Islam –red).
  22. Kenapa gw cerita kisah ini? Karena di dalamnya ada gambaran politik Luar Negeri Turki yang hingga hari ini kadang masih dipakai oleh Erdogan dan AKP.
  23. Politik LN Erdogan tidak dibangun di atas rumus-rumus kosong yang jauh dari realita di lapangan. Erdogan sebagai Perdana Menteri dan Presiden sangat logis dalam mengambil keputusan dan tindakan.
  24. Hubungan dagang atau ekonomi yang masih dia jalin dengan Israel adalah kebutuhan Turki yang terwariskan sejak lama. Tapi dalam pragmatisme tersebut Erdogan tidak melepaskan prinsipnya dalam menjaga kehormatan Turki. Itu sebabnya kenapa hubungan Turki-Israel naik turun.
  25. Israel adalah duta dan anak emas Barat khususnya Amerika di Kawasan. Siapa yang dianggap musuh oleh Israel maka akan menjadi musuh bagi Amerika, begitu juga sebaliknya.
  26. Siapa yang harus disingkirkan menurut Israel maka harus disingkirkan menurut Amerika. Menjaga hubungan baik terutama dagang dengan Israel harus dilakukan Erdogan di saat kepemimpinannya diminta fokus membangun ekonomi di dalam negeri.
  27. Namun alasan-alasan tersebut tidak menjadi alasan bagi Erdogan untuk selalu tunduk di bawah tekanan Israel. Dimulai pada tahun 2009 ketika Israel melancarkan serangan ke Gaza.
  28. Ketika itu Erdogan menelanjangi Shimon Peres di depan publik saat acara the Annual Meeting of the World Economic Forum (WEF) di Davos Swiss yang videonya sudah tersebar.
  29. Di tingkat rakyat, tahun 2010 Turky mengirimkan bantuan guna mematahkan blokade Israel terhadap Gaza. Kita mengenal tragedi Marmara. Semoga para korban Allah hitung sebagai syuhada.
  30. Tragedi Marmara berujung pada pengusiran Dubes Israel untuk Ankara dan semua kerja sama militer dihentikan. Tapi menariknya kerja sama di bidang ekonomi dan perdagangan tetap lanjut. Gaya hubungan Turki-Israel ini memang sedikit unik.
  31. Ingat, Turki adalah pihak yang memulai pengusiran Dubes dan pihak yang menghentikan kerja sama militer. Turki mendesak Israel meminta maaf dan membayar ganti rugi kepada keluarga korban tragedi Marmara.
  32. Begitulah politik yaitu seni menemukan peluang di tengah semua kekurangan dan kelebihan yang dimiliki. Erdogan sengaja tidak memutuskan kerja sama militer tapi hanya menghentikan. Di sisi lain Erdogan memaksa Israel meminta maaf dan membayar uang ganti rugi.
  33. Erdogan hanya mampu melakukan manuver sampai di situ. Jika Turki sampai menghentikan kerja sama di bidang ekonomi dan perdagangan selesai sudah hubungan Israel-Turki. Sampai di situ? Tidak. Setelah itu akan memasuki babak baru: Perang.
  34. Pertanyaannya: apakah perang adalah pilihan terbaik bagi Turki dan rezim Erdogan yang selalu digoyang dari dalam dan luar negeri? Atau lebih jelasnya, apakah Turki akan mampu bertahan dari gempuran koalisi Barat khususnya Amerika jika perang dengan Israel? Jawabannya tentu tidak.
  35. Perlu diingat adalah jika perang terjadi maka Negara-negara Arab akan berada di sebelah Amerika dan Israel. Adapun yang tidak memihak ke Barat tidak juga akan memihak ke Turki. Seperti itu kondisinya jika perang terjadi.
  36. Jadi yang paling logis yang bisa dilakukan Erdogan ketika itu hanya sebatas menunda kerja sama di bidang militer. Itu sudah sangat cukup untuk menghukum Israel dan Amerika. Kenapa?
  37. Sebelum tragedi Marmara terjadi, Turki yang dipimpin Erdogan-AKP sudah menjadi target Israel dan Barat untuk dihancurkan. Baik secara halus maupun kasar, walau Turki tergabung di NATO sekalipun.
  38. Yang diharapkan Israel dan Amerika pasca tragedi Marmara adalah pemutusan kerja sama militer dengan Israel yang akan berimbas ke Amerika. Jika ini dilakukan Erdogan maka NATO yang akan mengeksekusi Turki, bukan Israel. Konspirasi ini berhasil dipatahkan Erdogan.
  39. Qadarullah, langkah politik yang dipilih Erdogan ternyata justru melemahkan pihak Israel. Suara NATO terpecah dan tidak ada lagi alasan logis di depan publik untuk menghantam Erdogan, walau diam-diam usaha itu semakin kencang.
  40. Makanya gw melihat hubungan Turki-Israel ini simple di luar tapi njilimet di dalam. Perang itu sedang berlangsung hingga saat ini dan dalam satu waktu kerja sama di depan publik terpaksa dilanjutkan.
Baca juga  Dubes Argentina ada peluang besar untuk hubungan ekonomi dengan Turki

*Tulisan ini kami upload di website untuk memudahkan admin Sahabat Erdogan dalam menjawab pertanyaan followers seputar permasalahan Turki yang masih “abu-abu/syubhat” bagi sebagian pihak.

4.3 21 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
9 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
fuad victor
fuad victor
2 years ago

Pembela sang idola terlalu jlimet muter2 demi tutupi kemunafikan turki.

mengapa gak mau putus semua hubungan langsung.

Ferry Irwanto
2 years ago
Reply to  fuad victor

Maksudmu ..?

nur
nur
2 years ago
Reply to  fuad victor

ndak njlimet kih, mudah difahami kok, kl bacanya dg logika bukan prasangka 🙂

red crescent
red crescent
11 months ago
Reply to  fuad victor

Lah jlimet apanya? Otak mu aja yang terlalu kusut penuh kedengkian jadinya gak bisa memahaminya…

Biarpun Turki dikatain munafik oleh anda juga gak akan menyurutkan solidaritas Turki terhadap Palestina.

trackback

[…] Memahami hubungan Turki dengan Israel […]

trackback

[…] Memahami hubungan Turki dengan Israel […]

trackback

[…] Memahami hubungan Turki dengan Israel […]

Ardinal Miki Putra
Ardinal Miki Putra
10 months ago

Yg jelas anda kaum kadrun ya Indonesia,yg bermimpi basah jaman khilafah kembali eksis di turki termasuk di Indonesia.

trackback

[…] mereka dengan Tel Aviv. Karena posisi kami dalam masalah Palestina konsisten.” Baca juga: Fakta menarik hubungan Turki dengan Israel   Jika proyek pipa gas ini bisa terlaksana, maka lebih kurang Israel-Turki ke depan akan […]

error: Content is protected !!
9
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d blogger menyukai ini: