Tuesday, March 31, 2020
Berita

Erdogan kunjungi lokasi bangunan runtuh di Istanbul

TURKINESIA.NET – ISTANBUL. Presiden Recep Tayyip Erdogan pada hari Sabtu [09/02] mengatakan  ada “banyak pelajaran untuk dipelajari” dari runtuhnya sebuah bangunan perumahan di distrik Kartal Istanbul di mana menewaskan sedikitnya 17 orang.

Berbicara kepada wartawan di lokasi gedung berlantai delapan yang telah runtuh pada hari Rabu, Erdogan mengatakan pemerintah akan mengambil “langkah-langkah dengan cara yang ditentukan” setelah penyelidik menyelesaikan tugas mereka.

“Ini bukan bencana alam. Kejadian-kejadian ini terjadi karena bangunan ilegal yang dibangun hanya demi mendapatkan lebih banyak uang, tanpa mematuhi norma keselamatan sama sekali. Kami sedang memeriksa semua bangunan di daerah itu,” kata presiden dengan tegas.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Fahrettin Koca mengatakan jumlah korban meninggal dunia meningkat menjadi 17.

Erdogan juga mengunjungi rumah sakit pelatihan dan penelitian di mana lebih dari 12 orang dirawat akibat reruntuhan tersebut.

Erdogan bersama pejabat lainnya kemudian menghadiri proses shalat jenazah dan pemakaman untuk keluarga Alemdar, sembilan anggota di antaranya meninggal dalam keruntuhan. Lima anggota keluarga Alemdar lainnya, termasuk dua anak, dirawat di rumah sakit.

Empat belas orang sejauh ini telah diselamatkan, tujuh di antaranya dalam perawatan intensif di rumah sakit.

Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu pada hari Sabtu mengatakan bahwa upaya pencarian dihentikan di tengah malam karena ada risiko bahwa apartemen tetangga dapat runtuh. Tim terus memantau bangunan yang berdekatan dengan alat pelacak, tambah Soylu.

Warga setempat telah dievakuasi sebelumnya karena risiko runtuh, kata kantor berita Anadolu, tanpa menjelaskan berapa banyak yang terkena dampak.

Penyebab keruntuhan sedang diselidiki tetapi para pejabat mengatakan tiga lantai teratas bangunan itu dibangun secara ilegal.

Bangunan delapan lantai itu runtuh pada hari Rabu di Kartal, sebuah distrik padat penduduk di sisi Asia Istanbul. Insiden ini menimbulkan kekhawatiran tentang masalah negara dengan konstruksi ilegal dan ditafsirkan sebagai tanda peringatan terhadap risiko gempa bumi. [Daily Sabah]

 

Leave a Response

error: Content is protected !!