Senin, Januari 17, 2022
Teknologi

Turki akan melanjutkan uji coba rudal domestik udara ke udara beberapa bulan mendatang

Turkinesia.net – Setelah uji coba darat yang sukses, rudal udara-ke-udara pertama Turki, Gökdoğan (Peregrine) dan Bozdoğan (Merlin) akan menjalani beberapa tes lagi pada kuartal terakhir 2018.

Pekerjaan pengembangan Gökdoğan dan Bozdoğan dari GÖKTU, sistem rudal jenis udara-ke-udara sedang berlangsung. Pekerjaan ini dipamerkan oleh Lembaga Riset dan Pengembangan Pertahanan Industri dan Teknologi Turki (TUBITAK) Lembaga Penelitian dan Pengembangan Industri Pertahanan (SAGE) pada Pameran Industri Pertahanan Internasional ke-13 (IDEF 2017).

Berdasarkan pengenalan mereka di IDEF pada Mei 2017, kedua rudal tersebut melakukan peluncuran balistik dari tanah. Tes-tes ini mengukur kinerja mesin roket, tanpa panduan dan kemampuan untuk menghancurkan target. Tes berhasil diselesaikan di provinsi Laut Hitam Sinop.

Sebagai bagian dari program pengembangan rudal, uji coba penembakan dari darat terhadap target hidup akan dilaksanakan pada kuartal terakhir tahun ini, disusul kemudian dengan uji coba penembakan dari udara.

Proyek untuk rudal Gökdoğan dan Bozdoğan ditargetkan akan selesai pada 2020. SAGE akan mentransfer proyek ke produsen setelah selesainya proses pengembangan. SAGE bekerja dalam bidang misil udara-ke-udara mulai tahun 2013. Mereka mengembangkan Gökdoğan, sebagai jarak pendek, manuver tinggi, pencari infra-merah, dan Bozdoğan sebagai rudal pencari radar aktif jarak jauh.

Pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengembangan yang melibatkan insinyur dan produksi prototipe sistem pertahanan mulai dari penelitian dasar dan desain konseptual dari sistem ini, SAGE menjalankan sebagian besar proyek bersama-sama dengan perusahaan industri terkait.

Lembaga ini telah melaksanakan proyek-proyek yang sukses seperti “Precision Guidance Kit” (HGK), alat panduan GPS/INS yang mengubah ‘dumb’ bomb (bom gravitasi tak berpandu/tak bisa diarahkan) menjadi senjata pintar; Stand-off Missile (SOM); Penetrator Bomb (NEB), sistem penetrator beton dengan sistem hulu ledak ganda; dan Kit Bantuan Bantu Sayap (KGK) yang memberi panduan dan kemampuan jangka panjang untuk bom tujuan umum. [Daily Sabah]

Baca juga  Erdogan tidak terima Turki dilarang punya senjata nuklir

 

 

votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x