Senin, Januari 17, 2022
LifestylePendidikan

Turki tambahkan bahasa siul ke kurikulum perguruan tinggi

TURKINESIA.NET – GIRESUN. Sebuah universitas di Provinsi Giresun, Turki, akan memasukkan bahasa siul sebagai mata kuliah pilihan mulai semester depan.

Universitas Giresun di wilayah Laut Hitam akan menambahkan bahasa siul – tercatat dalam Daftar Representatif Budaya Takbenda Warisan Manusia yang harus segera dilindungi UNESCO – ke dalam kurikulum fakultas pariwisata sebagai mata kuliah pilihan.

“Bahasa siul telah digunakan oleh penduduk setempat selama berabad-abad untuk berkomunikasi satu sama lain” jelas Musa Genc, ​​dekan Fakultas Pariwisata Universitas Giresun.

Genc prihatin bahwa ​​bahasa siul – yang juga dikenal sebagai bahasa burung – akan punah.

Menurut UNESCO, sekitar 10.000 warga lokal, kebanyakan dari distrik Canakci di provinsi Giresun, menggunakan dan mengerti bahasa itu.

Bahasa siul awalnya berkembang dengan kebutuhan komunikasi warga setempat yang tinggal di wilayah berlembah itu, namun mulai jarang digunakan karena penggunaan telepon seluler yang makin lazim.

Kini, hanya masyarakat desa Kuskoy saja yang masih aktif menggunakan bahasa tersebut.

Sejak tahun 1997, Festival Bahasa Burung digelar setiap tahun di Kuskoy untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan budaya ini.

Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah sekolah juga mulai giat mengajarkan bahasa siulan kepada murid-murid mereka.

Namun dengan segala upaya itu, UNESCO mengatakan bahasa itu “terancam hilang selamanya bila tidak ada langkah-langkah yang diambil untuk melindunginya”. [Anadolu Agency]

votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x