Saturday, January 18, 2020
Budaya

Menlu Turki: Menghormati HAM adalah tradisi leluhur kami

TURKINESIA.NET – ANKARA. Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu pada Selasa [11/12] mengungkapkan menghormati hak asasi manusia adalah bagian dari tradisi negara Turki yang mengakar.

Pada Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia, Selasa, Menlu Cavusoglu mengutip kata-kata leluhur “Damai di rumah, damai di dunia” dalam pernyataan yang diterbitkan oleh Kementerian Luar Negeri Turki.

Pertarungan Turki melawan kelompok-kelompok teroris yang melanggar hak asasi manusia yang paling mendasar, yaitu hak untuk hidup, adalah suatu keharusan untuk menjaga hukum, nilai-nilai demokrasi, dan kewajiban internasional, kata Cavusoglu.

“Penghormatan terhadap HAM tertanam dalam tradisi negara kita yang mengakar, pemahaman kita tentang toleransi selama berabad-abad dan kebijakan luar negeri kita dibangun di atas filosofi ‘Damai di rumah, damai di dunia’,” imbuh dia.

Dia mendesak masyarakat internasional untuk bahu-membahu melawan gerakan xenophobia, Islamophobia, intoleransi, diskriminasi, ucapan kebencian dan ekstremisme demi mengamankan “perdamaian dan kemakmuran” bagi kemanusiaan.

Menlu Cavusoglu menekankan prinsip kebijakan Turki adalah berdiri bersama mereka yang tertindas di seluruh dunia.

“Terlepas dari agama, bahasa, budaya dan asal mereka, kami selalu membuka pintu bagi mereka yang melarikan diri dari perang dan kekerasan di negara mereka,” ungkap Cavusoglu, menekankan negaranya menampung sekitar 3,6 juta pengungsi yang mana jumlah tersebut terbesar di dunia.

“Kami memberdayakan semua sumber daya kami untuk memastikan bahwa warga yang kami temui hidup dalam kondisi yang baik,” tutur dia.

Hari Hak Asasi Manusia Internasional diperingati setiap tahun pada 10 Desember sejak 1948, ketika Majelis Umum PBB mengadopsi Deklarasi Universal HAM yang dirumuskan pada 1947.

Sumber: Anadolu Agency Indonesia

Leave a Response

error: Content is protected !!