Sunday, July 5, 2020
Timur Tengah

Erdogan: 80.000 migran Suriah bergerak ke Turki

TURKINESIA.NET – ANKARA. Presiden Recep Tayyip Erdogan pada Minggu mengatakan lebih dari 80.000 migran yang melarikan diri dari pemboman di Idlib Suriah telah mulai bermigrasi ke perbatasan Turki.

“Dalam kasus seperti itu, Turki tidak akan menanggung beban sendirian dari migrasi ini,” kata Erdogan pada sebuah acara di Istana Dolmabahce Istanbul.

Dia menambahkan bahwa jika kekerasan terhadap orang-orang Idlib tak kunjung berakhir, jumlah itu akan terus meningkat.

“Refleksi negatif dari tekanan yang mungkin diterima Turki akan menjadi masalah yang dirasakan oleh semua negara Eropa, terutama Yunani,” ungkap presiden.

Dia menegaskan bahwa Turki menjadi penampung pengungsi dengan jumlah terbesar dan merupakan negara yang menghabiskan paling banyak sumber daya untuk bantuan kemanusiaan per kapita.

“Turki bersama dengan Rusia sedang melakukan upaya habis-habisan untuk mengakhiri serangan di Idlib,” ujar Erdogan.

Dalam hal ini, tambah dia, Ankara akan mengirim delegasi untuk berdiskusi ke Moskow pada Senin.

“Kami akan menentukan langkah yang akan kami ambil sesuai hasil,” lanjut Erdogan.

Pada September 2018, Turki dan Rusia sepakat untuk mengubah Idlib menjadi zona de-eskalasi di mana tindakan agresi secara tegas dilarang.

Sejak itu, lebih dari 1.300 warga sipil tewas dalam serangan yang dilancarkan oleh rezim dan pasukan Rusia di zona de-eskalasi dan gencatan senjata terus dilanggar.

Jika agresi oleh rezim dan sekutunya berlanjut, Turki dan Eropa menghadapi risiko masuknya pengungsi lain.

Lebih dari satu juta warga Suriah telah bergerak ke arah perbatasan Turki setelah mengalami serangan hebat.

Sejak meletusnya perang saudara di Suriah pada 2011, Turki telah menampung lebih dari 3,6 juta warga Suriah yang melarikan diri dari negara mereka, menjadikannya sebagai negara yang menampung pengungsi terbanyak di dunia.

Menurut data resmi, Ankara sejauh ini telah menghabiskan USD40 miliar untuk para pengungsi.

Sumber: Anadolu Agency Indonesia

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x