Sunday, January 19, 2020
rekomendasiTeknologi

Turki pamerkan prototipe mobil listrik nasional, bentuknya tak kalah dari BMW

TURKINESIA.NET – ANKARA. Prototipe mobil listrik nasional Turki untuk pertama kalinya diluncurkan pada 26 Desember.

Presiden Recep Tayyip Erdoğan berterima kasih kepada pencipta prototipe dan menyebut mereka sebagai, “tim profesional yang hanya fokus pada tugas.”

“Hari ini kita menyaksikan mimpi Turki yang berusia 60 tahun menjadi kenyataan,” kata Erdogan pada upacara yang diadakan di distrik Gebze di Kocaeli.

“Impian kami adalah memiliki mobil yang diproduksi oleh teknologi nasional yang akan membawa nama kita [Turki] di dunia. Kami sedang mencari ‘pemberani’ untuk melakukan ini, dan sekarang kami memilikinya,” tambahnya.

Erdogan mengatakan bahwa pabrik mobil itu akan dibangun di atas tanah 1 juta meter persegi milik militer Turki di distrik Gemlik Bursa.

“Hari ini saya orang pertama yang melakukan pre-order untuk mobil Turki,” tambahnya.

Erdogan menekankan Turki akan menghalangi semua upaya untuk menghambat produksi mobilnya sendiri.

“Mereka berhasil menghambat produksi Devrim [mobil nasional pertama Turki] tetapi mereka tidak akan dapat menghalangi mobil ini,” tambahnya.

Turki pertama kali mencoba memproduksi mobil sendiri pada tahun 1961, Devrim (Revolusi), tetapi tidak pernah berhasil melewati tahap prototipe.

Kedua model yang diluncurkan pada 27 Desember berada berwarna merah dan putih, untuk menandakan bendera Turki.

 

‘Mobil akan diproduksi tahun 2022’

Mobil telah dirancang sebagai perangkat pintar yang kompatibel dengan Internet of Things, kata Gürcan Karakaş, CEO Kelompok Inisiatif Automobile Turki (TOGG).

Mereka merencanakan mobil itu akan berada di jalanan pada tahun 2022.

“Mobil yang sepenuhnya listrik ini diharapkan memiliki dua konfigurasi mesin: 200 tenaga kuda atau 400 tenaga kuda”, kata Karakaş.

“Fasilitas produksi akan selesai pada tahun 2021 dan mobil pertama yang diproduksi pada tahun 2022”, kata Karakaş.

Mobil itu akan memiliki jangkauan hingga 500 km dan baterai Lithium-ion yang diproduksi secara lokal dapat diisi hingga 80 persen dalam waktu kurang dari 30 menit, menurut laporan.

“Total 22 miliar lira (3,7 miliar USD) akan diinvestasikan pada proyek dalam waktu 15 tahun”, kata Rıfat Hisarcıklıoğlu, kepala Union of Chambers dan Commodity Exchanges of Turkey (TOBB).

Sumber: Hurriyet Daily News

Leave a Response

error: Content is protected !!