Thursday, July 9, 2020
KisahTrending

Pakai pin Turki, pemuda AS terkejut digratiskan biaya oleh supir taksi New York, “Dunia Muslim aman di tangan Erdogan”

TURKINESIA.NET – NEW YORK. Ketika seorang warga negara Amerika mengenakan pin kerah bendera Turki masuk ke sebuah taksi di kota New York, dia terkejut ketika sopir yang membawanya ke tujuannya tidak mau menerima ongkos.

Sopir itu menceritakan kepadanya bagaimana Turki dan presidennya menyelamatkan dirinya dan kehidupan keluarganya.

“Mobil itu tiba, dan saya masuk. Pengemudi melihat saya dan mematikan meteran. Khawatir, saya bertanya kepadanya, ‘Apa yang salah?’ kata Suleyman Ali, yang berasal dari Bangladesh.

Awalnya ia telah memanggil seorang Uber untuk menjemputnya ke halte metro. Suleyman mengatakan dia pada awalnya bingung dan menganggap pengemudinya adalah penggemar berat Donald Trump.

“‘Jangan khawatir. Saya mengerti. Presiden Anda menyelamatkan keluarga saya,” jawab sopir itu, yang menyangka bahwa Suleyman adalah warga negara Turki, padahal ia warga AS.

Ketika saya pertama kali mendengar ini, saya terkejut. Trump bukan seseorang yang saya kagumi, terutama karena kebenciannya terhadap Muslim,” kata Ali.

Dia kemudian melanjutkan untuk bertanya, “Apakah Trump menyelamatkan keluargamu?” Dan si pengemudi menjawab: “Tidak, tidak! Recep Tayyip Erdoğan menyelamatkan keluarga saya.”

“Dia mengatakan kepada saya bahwa dia adalah seorang Kurdi Suriah, dan bahwa dia mencari perlindungan di Turki dengan keluarganya ketika perang dimulai,” kenang Ali.

“Presiden Erdogan mungkin berjuang dengan banyak kesulitan, tetapi umat Islam dan seluruh dunia berada di tangan yang aman bersamanya,” kata sopirnya ketika Suleyman Ali turun di halte.

Sejak meletusnya perang saudara berdarah di Suriah pada 2011, Turki telah mengambil hampir 4 juta warga Suriah yang melarikan diri, menjadikan Turki sebagai negara yang menampung pengungsi di dunia. Ankara sejauh ini menghabiskan 40 miliar USD untuk para pengungsi, menurut angka resmi.

Turki juga telah memimpin inisiatif internasional untuk menjamin integritas wilayah Suriah.

Penekanan terbesar dari pertemuan antara Turki, Rusia dan Iran dalam kerangka proses Astana yang sedang berlangsung sejak Januari 2017 adalah kedaulatan Suriah dan integritas wilayah.

Sumber: Yeni Safak

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x