Sunday, March 29, 2020
Timur Tengah

Diserang pasukan rezim Assad, enam pasukan Turki gugur

TURKINESIA.NET – ANKARA. Korban tewas akibat serangan rezim Assad terhadap pasukan Turki di Suriah utara pada Senin meningkat menjadi enam, kata Kementerian Pertahanan.

Sedikitnya lima tentara Turki dan satu personel sipil gugur dan tujuh lainnya cedera dalam penembakan hebat oleh pasukan rezim Bashar al-Assad di Idlib, kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan tertulis.

Mereka yang melakukan serangan keji akan diperhitungkan dan hak kami untuk membela diri terhadap serangan serupa akan digunakan, tambahnya.

Turki memerangi pasukan rezim Suriah dan kelompok-kelompok teroris yang didukung Iran di Idlib.

Pelanggaran gencatan senjata

Terletak di barat laut Suriah dekat perbatasan Turki, Idlib menjadi benteng bagi pasukan oposisi dan kelompok bersenjata anti-rezim sejak meletusnya perang sipil pada 2011.

Populasi kota meningkat menjadi empat juta jiwa karena migrasi domestik di tengah rentetan serangan besar.

Pada 2017, Turki, Rusia, dan Iran mengadakan pertemuan di kota Astana, Kazakhstan, dan mengumumkan bahwa Idlib dan kota-kota tetangganya akan menjadi zona de-eskalasi.

Namun, rezim Assad dan kelompok-kelompok teror yang didukung Iran terus melancarkan serangan dan melanggar perjanjian.

Berkat dukungan angkatan udara Rusia, rezim mendapatkan kendali atas semua wilayah ini kecuali Kota Idlib.

Agresi berlanjut setelah 17 September 2018, ketika Turki dan Rusia mengadakan pertemuan Sochi sebagai upaya untuk menghentikan serangan yang telah menyebabkan setidaknya 1,3 juta warga sipil bermigrasi ke perbatasan Turki dan sekitar 1.600 warga sipil tewas dalam pemboman.

Sumber: Anadolu Agency

Leave a Response

error: Content is protected !!