Tuesday, March 31, 2020
Afrika

PM Libya: Dukungan asing untuk Haftar langgar proses perdamaian

TURKINESIA.NET – TRIPOLI. Perdana Menteri Libya Fayez al-Sarraj menegaskan bahwa intervensi asing dalam mendukung komandan pemberontak Khalifa Haftar adalah pelanggaran terhadap proses perdamaian Berlin.

“Haftar tidak mematuhi keputusan yang diambil pada Konferensi Berlin di Libya bulan lalu karena tidak ada reaksi kuat dari komunitas internasional terhadap tindakannya,” kata Sarraj saat bertemu dengan delegasi dari Kementerian Luar Negeri Jerman di Ibu Kota Tripoli, Kamis.

Kantor Perdana Menteri mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Sarraj menekankan pelanggaran berkelanjutan oleh milisi Haftar memaksa pemerintah untuk mempertimbangkan kembali keikutsertaannya dalam dialog berikutnya.

Sejak penggulingan pemerintahan Muammar Khaddafi pada 2011, dua poros kekuasaan yang saling bersaing muncul di Libya, satu di Libya Timur yang didukung oleh Mesir dan Uni Emirat Arab, dan satu lagi di Tripoli yang mendapat pengakuan PBB dan internasional.

Pemerintah sah Libya telah berkali-kali diserang oleh pasukan Haftar sejak April lalu, yang merenggut lebih dari 1.000 nyawa.

Pada 12 Januari, pihak yang bertikai dalam konflik Libya mengumumkan gencatan senjata sebagai tanggapan atas seruan Putin dan Erdogan.

Namun dialog untuk gencatan senjata permanen berakhir tanpa kesepakatan setelah Haftar meninggalkan perundingan tanpa menandatanganinya.

Komandan pemberontak itu kemudian menerima persyaratan Konferensi Berlin untuk menunjuk lima anggota dari masing-masing pihak ke komisi militer yang diusulkan PBB guna memantau implementasi gencatan senjata.

Sumber: Anadolu Agency Indonesia

Leave a Response

error: Content is protected !!