Sunday, April 5, 2020
Asia

Kunjungan Erdogan ke Pakistan ‘kesempatan emas’ bagi hubungan perdagangan

TURKINESIA.NET – KARACHI. Pengusaha lokal Pakistan beranggapan bahwa kunjungan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ke Islamabad pekan ini tidak hanya akan membantu memperkuat kerja sama ekonomi antara kedua negara, tetapi juga akan membantu meningkatkan perdagangan bilateral.

Erdogan dijadwalkan tiba di ibu kota Pakistan pada Kamis untuk kunjungan resmi selama dua hari.

“Kunjungan Presiden Erdogan sangat berarti bagi Pakistan pada suatu waktu, ketika negara ini menghadapi serangkaian tantangan, terutama di bidang ekonomi,” kata Abdul Rashid Abro, seorang pengusaha yang berbasis di Karachi dan mantan ketua Dewan Bisnis Turki-Pakistan.

Sayangnya, menurut dia, volume perdagangan bilateral antara kedua sekutu lama itu lebih kecil dari potensi sebenarnya.

“Tidak diragukan lagi, kerja sama ekonomi baru-baru ini, termasuk investasi Turki [di Pakistan], telah memperbaiki situasi tetapi banyak ruang yang masih kosong,” kata Abro kepada Anadolu Agency.

“Bagi saya, kunjungannya dapat menjadi peluang emas untuk meningkatkan volume perdagangan bilateral antara kedua belah pihak,” tambah dia.

Abro mengatakan pengusaha Pakistan berharap Perdana Menteri Imran Khan mengunjungi Turki dengan delegasi perdagangan untuk meningkatkan kerja sama ekonomi bilateral baik di tingkat pemerintah maupun swasta.

Volume perdagangan saat ini antara kedua negara adalah USD900 juta. Turki dan Pakistan terlibat dalam Kerangka Kerja Ekonomi Strategis (SEF) yang bertujuan untuk meningkatkan volume perdagangan bilateral.

Tahun lalu, Ankara mengajukan proposal tentang SEF ke Islamabad dengan tujuan untuk meningkatkan perdagangan bilateral lima kali dari tingkat yang ada.

SEF mencakup 71 item yang dapat ditindaklanjuti, termasuk perjanjian perdagangan bebas, transfer teknologi, pengembangan kapasitas, dan kerja sama pertahanan.

Peluang 

Farooq Afzal, seorang pengusaha yang berbasis di Karachi, melihat “peluang besar” bagi investor Turki di sektor pariwisata dan konstruksi Pakistan.

“Pakistan memiliki harta yang luar biasa dari keindahan alam untuk ditunjukkan kepada dunia. Tapi kami sangat kekurangan dalam hal infrastruktur, sedangkan perusahaan Turki mewujudkan pengalaman besar di bidang ini,” kata Afzal kepada Anadolu Agency.

Menurut dia, Pakistan dapat benar-benar meningkatkan ekonominya yang sedang berjuang dengan meningkatkan industri pariwisata, dan Turki, yang menghasilkan lebih dari USD40 miliar melalui pariwisata, dapat sangat membantu dalam hubungan ini.

“Sembilan perusahaan Turki telah melakukan investasi di Pakistan, tetapi peluang nyata masih menunggu investor Turki,” ujar Afzal.

Dia berpendapat bahwa penandatanganan Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) yang telah lama dinantikan antara Ankara dan Islamabad sebenarnya dapat meningkatkan volume perdagangan bilateral.

“Kami berharap bahwa Presiden Erdogan akan membuat beberapa pengumuman besar tentang FTA,” imbuh Afzal.

Nasir Khan Turk, wakil presiden Asosiasi Distributor Elektronik Karachi, mengatakan bahwa peralatan rumah tangga Turki telah memasuki pasar Pakistan.

“Merek Turki sama-sama kompatibel dengan merek Eropa. Mereka bisa mengambil alih pasar jika diproduksi secara lokal,” kata Turk kepada Anadolu Agency.

Perusahaan Turki Arcelik mengakuisisi Dawlance, produsen peralatan rumah tangga terkemuka Pakistan, senilai USD258 juta pada 2016.

Sumber: Anadolu Agency Indonesia

Leave a Response

error: Content is protected !!