Monday, February 17, 2020
Berita

Warga Uighur di kamp China berisiko terinfeksi Covid-19

TURKINESIA.NET – NEW YORK. Lembaga advokasi untuk warga Uighur di China yang menghadapi persekusi memperingatkan risiko penyebaran Covid-19 melalui kamp-kamp yang dipenuhi kelompok Muslim di China itu.

Sejumlah kelompok kampanye pro-Uighur, seperti Kongres Uyghur Dunia dan Proyek Hak Asasi Manusia Uyghur yang bermarkas di Washington, telah memperingatkan bahaya yang dihadapi oleh sekitar dua juta warga Uighur yang dikurung di kamp tersebut.

Pada Kamis, lebih dari 3.500 orang telah menandatangani petisi di situs web change.org yang mendesak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk mengambil tindakan sebelum wabah visur korona menyebar di kamp konsentrasi.

“Risiko wabah massal dan kematian akibat virus korona di kamp konsentrasi China di wilayah Uighur tetap diabaikan meskipun ada kasus yang dikonfirmasi di wilayah tersebut dan kondisi menyedihkan di kamp,” kata petisi itu.

Meskipun wabah Covid-19 berpusat di Provinsi Hubei, para aktivis memperingatkan bahwa virus itu dapat menyebar ke wilayah barat laut Xinjiang dan menjalar seperti api melalui kamp-kamp penahanan Uighur yang tidak bersih.

“Diaspora Uighur takut jika virus belum ada di kamp, ketika virus mencapai mereka, konsekuensinya akan menjadi bencana besar, yang mengarah ke wabah massal dan kematian tinggi dengan sangat cepat karena kepadatan tempat tinggal,” tulis petisi.

Jumlah korban tewas akibat Covid-19 di China terus meningkat.

Hampir 60.000 kasus telah dikonfirmasi di tingkat nasional dan WHO telah menyatakan wabah tersebut sebagai darurat kesehatan global.

Para pakar dan juru kampanye PBB mengatakan satu juta warga Uighur dan etnis lainnya, yang sebagian besar Muslim, ditahan dalam kamp di wilayah Xinjiang.

Sementara itu, Pemerintah China telah berulang kali mengatakan kamp tersebut menyediakan pendidikan dan pelatihan sukarela untuk membantu memberantas ekstremisme.

Sumber: Anadolu Agency Indonesia

Leave a Response

error: Content is protected !!