Sunday, March 29, 2020
Turki

Satu bulan setelah gempa Elazig Turki, korban telah huni ‘rumah baru’

TURKINESIA.NET – Tepat satu bulan setelah gempa berkekuatan 6,8 melanda provinsi Elazığ, Turki timur, korban mulai pindah ke “kota kontainer,” sebuah pemukiman baru yang terdiri dari unit rumah prefabrikasi yang menyerupai wadah pengiriman.

Sekitar 500 korban yang selamat dari gempa dan kehilangan rumah mereka telah pindah ke komplek tersebut. Direktorat Manajemen Bencana dan Darurat (AFAD) juga menyediakan furnitur dan barang-barang rumah tangga lainnya untuk keluarga-keluarga tersebut.

Gempa pada 24 Januari menewaskan 41 orang dan menghancurkan ratusan rumah. Tenda awalnya dikirim bagi korban yang selamat, dan pemerintah mengumumkan pembangunan rumah baru yang diharapkan akan dibangun pada akhir tahun ini.

Untuk periode sementara, AFAD mulai memasang 4.806 rumah prefabrikasi di empat lingkungan dan satu desa di Elazığ. Sekitar 900 unit rumah sudah terpasang, dan 500 sudah siap untuk akomodasi.

Yunus Koç, yang pindah ke rumah prefabrikasi bersama istri dan empat anaknya, berterima kasih kepada negara atas bantuan yang cepat.

“Negara merawat keluarga kami dengan baik. Tempat baru ini bagus dan bersih dan jelas lebih baik daripada harus tinggal di tenda,” katanya kepada Demirören News Agency (DHA).

Musa Tağgür, yang pindah ke rumah baru bersama istrinya, mengatakan rumah mereka rusak berat akibat gempa, dan selama 20 hari, mereka tinggal di tenda atau bersama kerabat.

“Saya sangat senang. Kami melewati masa-masa sulit, tetapi sekarang saya berterima kasih kepada pemerintah karena memberi kami tempat ini,” katanya.

Pemerintah mengumumkan bulan lalu bahwa 200 apartemen di 10 blok akan dibangun pada awalnya untuk memenuhi kebutuhan akomodasi di zona gempa. Upaya rekonstruksi tidak hanya akan mencakup pusat Elazığ tetapi juga desa-desa sekitarnya di mana rumah-rumah yang lebih kecil, kebanyakan yang terbuat dari bata batako, akan diganti dengan struktur yang lebih kuat.

Sumber: Daily Sabah

Leave a Response

error: Content is protected !!