Saturday, July 4, 2020
Turki

Kasus pertama virus corona di Turki, sekolah hingga universitas diliburkan

TURKINESIA.NET – ANKARA. Sekolah dasar dan menengah di Turki akan melakukan liburan musim semi awal selama seminggu pada 16 Maret, sementara universitas akan ditutup selama tiga minggu untuk mencegah penyebaran virus corona, kata Juru Bicara Kepresidenan Ibrahim Kalın, Kamis.

Setelah pertemuan para menteri selama lima jam di Kompleks Kepresidenan di Ankara, Kalın mengumumkan serangkaian langkah yang akan diambil untuk mencegah penyebaran pandemi di negara tersebut.

“Mulai 23 Maret, semua siswa akan menerima pendidikan online melalui internet dan TV,” kata Kalin, seraya menambahkan bahwa menteri pendidikan akan mengumumkan rincian lebih lanjut tentang program pembelajaran jarak jauh untuk siswa sekolah dasar dan menengah.

Universitas akan ditangguhkan pada 16 Maret selama tiga minggu dan juga akan menggunakan program pembelajaran jarak jauh, kata Kalin.

Dia menambahkan bahwa semua kompetisi olahraga akan diadakan tanpa penonton sampai akhir April, suatu standar yang sudah dilakukan di negara-negara lain di Eropa dan bagian lain dunia.

Presiden Recep Tayyip Erdoğan juga telah menunda kunjungan resmi ke luar negeri hingga pemberitahuan lebih lanjut, juru bicara itu menambahkan.

“Mudah-mudahan kita memiliki peluang dan kemampuan untuk mengatasi situasi ini tanpa panik atau diatasi dengan ketenangan,” kata Kalin.

Turki pada hari Selasa mengkonfirmasi kasus virus korona pertamanya, melaporkan bahwa orang yang menderita adalah laki-laki Turki. Pasien segera dimasukkan ke dalam isolasi di unit rumah sakit yang ditunjuk khusus.

Korban kematian global dari coronavirus sekarang telah melampaui 4.000, dengan hampir 114.000 kasus yang telah dikonfirmasi. Virus ini berasal dari Cina tetapi telah mencapai lebih dari 100 negara. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pada hari Senin bahwa “ancaman pandemi telah menjadi sangat nyata.” Sebagai bagian dari upaya mengatasi wabah ini, beberapa pemerintah telah menutup perbatasan dan menangguhkan perjalanan darat dan udara dengan negara-negara yang terkena dampak terburuk.

Turki membentuk satuan tugas para ahli setelah munculnya wabah pertama, berulang kali mengeluarkan peringatan baru dan mengungkap langkah-langkah yang lebih ketat dalam perang melawan virus tersebut. Perangkat skrining termal pertama kali dipasang di bandara untuk mencegah masuknya penumpang yang terinfeksi dari luar negeri, sementara penerbangan ke dan dari Italia, Korea Selatan, Iran, dan Irak kemudian dibatalkan.

Pada 23 Februari, penyeberangan perbatasan dengan Iran ditutup. Perbatasan Irak sejak itu juga telah ditutup sementara. Sementara itu, pemerintah kota secara rutin mendisinfeksi kendaraan angkutan massal dan ruang padat lainnya. Pada hari Rabu, layanan kereta api harian antara Istanbul dan Sofia Bulgaria Sofia ditangguhkan di tengah kekhawatiran virus corona. Kereta Api Negara Turki (TCDD) mengumumkan bahwa kereta mereka didesinfeksi setiap hari.

Sumber: Daily Sabah

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x