Tuesday, September 29, 2020
rekomendasiTurki

WHO puji tindakan Turki dalam mengatasi virus corona

TURKINESIA.NET – NEW YORK. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memuji langkah-langkah penanganan Turki terhadap wabah virus corona.

Irshad Shaikh, pemimpin program keamanan kesehatan WHO di Turki, memuji langkah-langkah pencegahan Ankara dan organisasi yang baik. Dia mengatakan [tindakan] itu “sangat beruntung, waspada dan berhati-hati.”

WHO memberikan panduan di seluruh dunia dan berhubungan dengan pejabat kesehatan di Turki tentang peraturan perundang-undangan, manajemen risiko, praktik pengujian dan penyaringan, di antara masalah-masalah lainnya.

“Di semua area itu… Turki telah melakukan itu dengan hati,” kata Irshad Shaikh.

“Turki adalah negara maju, dan sebagian besar sistem sudah ada di sana. Yang dibutuhkan adalah memastikan mereka cepat menangani wabah ini,” katanya kepada Reuters, Rabu.

Ankara mengatakan bahwa seluruh 81 provinsi di negara itu siap menangani wabah potensial tersebut dan telah mendirikan tujuh pusat tes di seluruh negeri.

Turki mengatakan telah mengembangkan alat uji sendiri, yang juga diekspor ke negara lain, untuk mendapatkan hasil yang lebih cepat.

Pada hari Rabu, Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca mengatakan Turki menggunakan kombinasi peralatannya sendiri dan metode PRC global untuk pengujian.

Media pemerintah juga melaporkan bahwa pemerintah Turki melakukan penyelidikan terhadap 29 orang yang dituduh menyebarkan informasi palsu tentang virus tersebut di media sosial.

Irshad Shaikh mengatakan penyebaran informasi yang salah menghambat upaya untuk menyampaikan informasi yang akurat. Ia menambahkan “infodemik” adalah salah satu perhatian utama bagi WHO dan pejabat Turki.

Turki telah berhasil menghindari virus corona selama berbulan-bulan. Sementara negara-negara tetangganya memiliki banyak kasus yang telah dikonfirmasi. Setidaknya 26 negara meminta kerja sama dan pengalaman Turki dalam memerangi virus tersebut.

Turki dengan cepat menutup perbatasannya dengan negara tetangga Iran dan Irak setelah virus itu muncul di sana dan membatalkan penerbangan ke berbagai negara yang terinfeksi. Turki juga menginstal layar termal di bandara dan penyeberangan perbatasan.

Pada bulan Februari, ketika situasi memburuk di Iran dengan meningkatnya jumlah kematian dan kasus yang dikonfirmasi, pemerintah Turki mulai meningkatkan tindakan pencegahan di empat gerbang perbatasan antar negara. Kementerian Kesehatan Turki memutuskan untuk secara otomatis mengkarantina setiap pengunjung yang pernah ke Qom atau Mashhad, dua kota Iran dengan jumlah kasus terbanyak korban. Turki juga mendirikan rumah sakit lapangan di dekat perbatasan Irak dan Iran untuk memberikan bantuan kepada warga yang kembali.

 

Virus berkurang di musim panas

Komisi ilmiah yang mempelajari ancaman yang ditimbulkan oleh virus corona ke Turki yakin itu akan berkurang dengan timbulnya cuaca yang lebih hangat, kata Menteri Kesehatan Turki, Koca, Kamis.

Melalui Twitter, dia menyampaikan bahwa virus coronanovel tampaknya memiliki bentuk infeksi musim dingin.

“Jika kita dapat menerapkan semua langkah yang diperlukan untuk mencegah penyebaran virus, kehidupan sehari-hari mungkin akan kembali normal dalam dua bulan,” katanya.

Prediksi komisi ilmiah itu bahwa pandemik virus corona global kemungkinan akan berakhir pada musim panas, senada dengan pernyataan Zhong Nanshan, penasihat medis senior pemerintah China, yang pada hari Kamis, menetapkan Juni sebagai waktu kemungkinan epidemi akan berkurang.

Sumber: Daily Sabah

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
IMAM NUR FAKEH
IMAM NUR FAKEH
6 months ago

Subhanallah, semoga negara negara Islam belajar ke Turkey

error: Content is protected !!
1
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x