Tuesday, September 29, 2020
TurkiUncategorised

Warga Turki di pulau terisolir ini hidup nyaman di tengah corona

TURKINESIA.NET – ISPARTA. Kehidupan penduduk pulau Mada di Turki selalu terisolasi. Namun kehidupan yang begitu terpencil dari hiruk-pikuk dunia menjadi suatu kelebihan bagi penduduk pulau tersebut saat virus corona menyerang dunia.

Dari 180 orang penduduk pulau tersebut, belum ada yang terinfeksi Covid-19.

Mada adalah yang terbesar dari 32 pulau di dalam Danau Beysehir di Isparta di bagian tengah barat Turki. Satu-satunya jalan keluar-masuk ke daratan adalah dengan menyeberangi perairan menggunakan perahu. Tiap keluarga yang tinggal di sana memiliki perahu sendiri. Untuk mencapai daratan adalah pekerjaan yang lumayan sulit, karena penduduk pulau harus mendayung sekitar 700 meter (0,44 mil).

Gubernur Distrik Şarkikaraağa, Onur Yılmazer, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa kehidupan di pulau itu sulit, dan mata pencaharian utama penduduk adalah peternakan, perikanan, dan pertanian.

“Mungkin mereka tidak memiliki banyak uang sebagaimana pemain sepak bola terkenal untuk membeli sebuah pulau, tapi mereka hidup dalam kesendirian,” kata Yılmazer.

Meskipun adanya isolasi kali ini, setiap langkah untuk menghentikan penyebaran virus sedang diambil, kata Yılmazer.

“Kami membuat penduduk setempat memperhatikan penggunaan masker dan aturan jarak sosial,” katanya.

Abdulkadir Yıldırım, kepala desa Gedikli, mengatakan bahwa penduduk telah hidup terisolasi jauh sebelum penyebaran virus.

“Virus tidak bisa sampai di sini setelah penyebarannya, karena tidak ada transportasi (ke pulau). Mereka beruntung dengan cara itu. Sementara dunia terasa sedih, orang-orang di Pulau Mada beruntung dan mereka (relatif) hidup nyaman,” tambah Yıldırım.

“Kehidupan, (dan) transportasi di sini bisa sangat sulit, terutama selama musim dingin,” katanya.

“Danau membeku, dan mereka memiliki masalah selama tiga bulan; mereka tidak bisa menyeberang ke (daratan) Tapi sekarang musim semi di sini, semuanya kembali normal.”

 

Bantuan dari negara

Sejak Turki meminta warganya untuk tinggal di rumah pada bulan Maret, mereka yang berusia di atas 65 tahun, atau mereka yang memiliki penyakit kronis, memiliki beberapa masalah untuk mendapatkan persediaan pasokan. Namun mereka beruntung karena adanya Kelompok Dukungan Sosial Vefa (Loyalitas) untuk membantu.

Sekarang tim Vefa secara teratur mengirimkan barang-barang yang diperlukan, termasuk makanan atau obat-obatan, membagikannya dari rumah ke rumah – tentu saja, dengan masker dan menjaga jarak aman.

Warga menunjukkan rasa terima kasih mereka kepada tim Vefa dengan menawarkan beberapa makanan lokal.

Sumber: Daily Sabah

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x