Wednesday, August 12, 2020
Islamophobia

Hagia Sophia kembali jadi masjid, Yunani bakar bendera Turki, ini reaksi Ankara

TURKINESIA.NET – ANKARA. Kementerian Luar Negeri Turki pada hari Sabtu mengutuk pihak berwenang Yunani “memprovokasi publik dan mengizinkan pembakaran bendera Turki di Thessaloniki” atas pembukaan kembali Masjid Hagia Sophia untuk beribadah di Istanbul.

“Kami sangat mengutuk bahwa pemerintah Yunani dan anggota parlemen memprovokasi publik melalui pernyataan bermusuhan mereka dan secara terbuka membiarkan pembakaran bendera mulia kami di Thessaloniki,” kata Hami Aksoy, juru bicara Kementerian Luar Negeri, dalam sebuah pernyataan tertulis.

Aksoy mengatakan Yunani sekali lagi memamerkan permusuhannya terhadap Islam dan Turki dengan dalih menunjukkan reaksi terhadap pembukaan kembali Masjid Hagia Sophia untuk beribadah.

Hagia Sophia berfungsi sebagai gereja selama 916 tahun hingga penaklukan Istanbul, kemudian menjadi masjid dari tahun 1453 hingga 1934 – hampir 500 tahun – dan sebagai museum selama 86 tahun.

Hagia Sophia merupakan salah satu bangunan bersejarah yang paling banyak dikunjungi di Turki oleh wisatawan domestik dan internasional. Bangunan bersejarah itu telah ditambahkan ke Daftar Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1985, dengan status sebagai museum.

Pada 10 Juli, pengadilan Turki membatalkan dekrit Kabinet 1934 yang mengubah Hagia Sophia menjadi museum, membuka jalan untuk digunakan kembali sebagai masjid.

Sumber: Anadolu Agency English

4.8 4 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x