Thursday, November 26, 2020
Amerika

AS: Turki akan menanggung resiko sanksi karena rudal S-400

TURKINESIA.NET – WASHINGTON. Seorang pejabat AS pada hari Rabu mengklaim bahwa Turki menanggung risiko sanksi setelah menguji sistem pertahanan udara S-400 Rusia.

“Risiko itu sangat nyata karena mereka terus mengupayakan S-400,” kata R. Clarke Cooper, pejabat tinggi Departemen Luar Negeri yang bertanggung jawab atas penjualan senjata.

“Dan, tentu saja, dengan pengujian itu, sanksi adalah sesuatu yang sudah ada di meja,” katanya kepada sekelompok kecil wartawan.

Cooper mengatakan AS telah menetapkan garis merah bagi Turki untuk tidak mengaktifkan S-400.

Bahkan setelah pengujian, dia berharap Turki akan “mundur dari pengoperasian” sistem itu.

“Singkirkan, nonaktifkan, jangan diintegrasikan dan (jangan) buat bisa dioperasikan,” katanya.

“Kami pasti sedang bekerja untuk memastikan bahwa Turki tetap di Barat. Ini adalah sesuatu yang penting tidak hanya bagi Amerika Serikat tetapi juga bagi aliansi secara keseluruhan.”

Hubungan antara sekutu NATO Turki dan Amerika Serikat sangat tegang tahun lalu karena Ankara mengakuisisi sistem pertahanan udara canggih S-400 Rusia. Langkah Turki telah mendorong Washington untuk mengeluarkan Turki dari program jet F-35 Lightning II.

AS berpendapat bahwa sistem tersebut dapat digunakan oleh Rusia untuk secara diam-diam mendapatkan rincian rahasia pada jet Lockheed Martin F-35 dan tidak kompatibel dengan sistem NATO. Turki bersikeras bahwa S-400 tidak akan diintegrasikan ke dalam sistem NATO dan tidak akan menimbulkan ancaman bagi aliansi tersebut.

Sumber: Daily Sabah

4 2 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x