Thursday, November 26, 2020
Timur Tengah

Otoritas Libya menemukan kuburan massal baru di bekas kota yang pernah dikuasai Haftar

TURKINESIA.NET – TARHUNA. Otoritas Libya telah menggali 12 jenazah dari empat kuburan lainnya yang tak bertanda di kota Tarhuna.

Penemuan itu telah menambah jumlah jenazah yang sudah ditemukan sejak daerah itu direbut kembali pada bulan Juni dari pasukan pemberontak Haftar yang berbasis di timur.

Tarhuna telah dikendalikan selama bertahun-tahun oleh milisi yang dikenal sebagai Kaniyat, dijalankan oleh keluarga Kani setempat yang bertempur bersama pasukan Haftar. GNA telah mengeluarkan surat perintah penangkapan bagi para pemimpin Kaniyat yang kini diyakini berada di Libya timur.

Dengan dukungan Turki, GNA berhasil merebut kembali Tarhuna pada bulan Juni. Pasukan GNA menemukan sebuah rumah sakit penuh dengan mayat dan kuburan tanpa tanda yang berisi orang hilang.

Penyelidik dari biro orang hilang GNA telah bekerja untuk menggali tanah yang kemerahan di sekitar Tarhuna untuk mengidentifikasi mayat-mayat itu.

Banyak mayat yang ditemukan sejauh ini hasil temuan di rumah sakit. Namun, puluhan jenazah juga telah digali dari kuburan yang tidak bertanda.

Beberapa mayat yang ditemukan menunjukkan tanda-tanda kekerasan, termasuk, di antara yang terungkap minggu ini, tengkorak yang hancur dan anggota badan yang dipotong-potong, kata seorang pejabat biro orang hilang.

Sumber: Daily Sabah

2.7 3 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x