Tuesday, November 24, 2020
Teknologi

Erdogan: Satelit Turki berhasil capai ruang angkasa empat kali dengan mesin buatan lokal

TURKINESIA.NET – ANKARA. Turki telah berhasil menyelesaikan uji peluncuran satelit dan telah mencapai ruang angkasa empat kali menggunakan kemampuan mesin lokal sepenuhnya, presiden Erdogan mengumumkan pada hari Kamis.

“Kami telah mengatakan kami berada di liga luar angkasa,” kata presiden Turki pada upacara peresmian fasilitas baru untuk perusahaan Aselsan, raksasa pertahanan Turki, di ibu kota Ankara.

“Saya ingin mengatakan bahwa kita telah menerangi kegelapan angkasa sekali lagi berkat teknologi nasional kita. Kami telah berhasil menyelesaikan uji peluncuran satelit nasional kami. Dalam tes ini, kami telah mencapai ruang angkasa empat kali,” kata Erdogan.

Pada bulan Agustus, presiden itu telah mengumumkan bahwa Turki akan meluncurkan uji coba luar angkasa pertama dari teknologi mesin roket berbahan bakar cair. Tahun ini, Erdogan telah menjanjikan peluncuran program luar angkasa nasional pada 2020 yang memungkinkan Turki bergabung dengan jajaran China, Amerika Serikat, India, dan Rusia.

Erdogan pada Kamis berjanji untuk lebih meningkatkan industri pertahanan negara. “Kami tidak bisa mentolerir pengadaan produk (pertahanan) dari luar negeri yang bisa kami produksi sendiri,” tegasnya.

“Kami akan terus memberikan semua dukungan kepada industri pertahanan kami,” tambah Erdogan.

“Prioritas utama Turki adalah menggunakan sumber daya yang kami miliki untuk mengembangkan dan memperkuat industri pertahanan kami sendiri,” lanjut dia.

Erdogan mendesak perusahaan Turki untuk melakukan upaya terbaik mereka dalam mendukung sektor tersebut.

“Industri pertahanan dunia memiliki peran lokomotif dalam pengembangan semua teknologi lainnya,” tutur Erdogan, sambil menambahkan setiap investasi di semua industri akan berkontribusi pada pembangunan negara.

“Jika saat ini kita mengalami defisit transaksi berjalan yang serius, peran industri pertahanan dalam meminimalisir defisit ini tidak dapat disangkal,” imbuh dia.

Terlepas dari rintangan dari pemasok global, Erdogan mengatakan Turki tampil lebih kuat dari sebelumnya dengan mengandalkan kekuatannya sendiri.

Dia mengatakan proyek pertahanan negaranya kini meningkat menjadi 700 proyek dari hanya 62 pada 2002.

Presiden Turki mencatat bahwa Turki meningkatkan anggaran untuk proyek pertahanannya dari USD5,5 miliar menjadi USD60 miliar.

“Sekali lagi dalam periode ini, jumlah perusahaan yang beroperasi di sektor tersebut meningkat dari 56 menjadi 1.500,” imbuh Erdogan.

Erdogan menambahkan omset industri ini meningkat dari USD1 miliar menjadi USD11 miliar.

“Ekspor [sektor] pertahanan dan penerbangan kami meningkat dari USD248 juta menjadi USD3 miliar,” ujar dia.

 

Mampu mandiri dan membantu negara lain

Turki tidak hanya mandiri dalam memenuhi kebutuhan pertahanannya, tetapi juga dapat membantu sekutu-sekutunya, tambah Erdogan.

“Kami adalah satu-satunya 10 negara yang dapat merancang, membangun, dan memelihara kapal perangnya sendiri,” tutur dia.

Bahkan Turki dapat dengan nyaman melakukan operasi kontra-terorisme di dalam perbatasannya serta operasi perdamaian di luar perbatasan, ungkap Erdogan.

Turki berada di peringkat tiga atau empat teratas dalam hal produsen drone, drone tempur, dan drone taktis.

“Kami berutang semua ini pada kemajuan yang kami capai di industri pertahanan,” kata Erdogan, menambahkan negaranya terus menerapkan sistem yang membutuhkan teknologi tinggi dengan meningkatkan investasi penelitian dan pengembangan di sektornya.

Merujuk pada embargo pemerintah Kanada terhadap Turki karena Turki mendukung Azerbaijan, Erdogan mengatakan hal itu mendorong negaranya memproduksi komponen penting untuk drone tempur.

Bulan lalu, Kanada mengumumkan mereka menangguhkan ekspor beberapa produk pertahanan ke Turki atas tuduhan bahwa “teknologi Kanada digunakan dalam konflik militer di Nagorno-Karabakh.”

Erdogan mengatakan Turki memiliki tujuh perusahaan di antara 100 perusahaan pertahanan terbaik di dunia.

Dia menambahkan lima perusahaan tersebut masuk daftar tersebut dalam lima tahun terakhir.

Terutama dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan Turki semakin populer dengan drone dan helikopter, kapal, kendaraan lapis baja, perangkat elektronik, senjata, dan suku cadang senjata.

Sumber: Daily Sabah, Anadolu Agency

 

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
2 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
indo nesia
indo nesia
10 days ago

the GREAT TURKEY 👏👏👏

Galih
Galih
4 days ago

Good Erdogan

error: Content is protected !!
2
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x