Tuesday, November 24, 2020
Lifestyle

Penderita diabetes di Turki semakin meningkat

TURKINESIA.NET – ANKARA. Penduduk Turki yang terdiagnosa diabetes lebih banyak dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, kata seorang ahli.

Serpil Salman, kepala Asosiasi Endokrinologi dan Metabolisme Turki mengatakan 13,7 persen populasi Turki pada 2010 menderita diabetes dibandingkan dengan 7,2 persen pada 1997.

“Turki adalah salah satu negara di Eropa di mana penyakit kronis umum terjadi,” kata Salman kepada Anadolu Agency yang dikelola pemerintah pada 13 November.

Salman mengatakan satu dari tujuh orang dewasa di Turki menderita diabetes. “Ada 463 juta penderita diabetes di dunia. Jika peningkatan di Turki berlanjut dengan kecepatan ini, pada tahun 2045, negara tersebut akan menjadi salah satu dari 10 negara teratas dengan jumlah penderita diabetes tertinggi,” tambahnya.

Dia menekankan bahwa negara belum berhasil mencapai target untuk mengendalikan penyakit itu.

“Hanya 40 persen penderita diabetes tipe 2 dan 15 persen gula darah penderita diabetes tipe 1 yang bisa dikontrol,” katanya.

Ketika ditanya tentang risiko penderita diabetes tertular virus corona, Salman mengatakan risiko di antara mereka tidak lebih tinggi daripada mereka yang tidak memiliki kondisi kesehatan yang mendasarinya.

“Tetapi penderita diabetes merasakan efek virus lebih keras. Orang yang menderita hipertensi atau obesitas yang terkait dengan diabetes memiliki lebih banyak risiko [menderita lebih parah akibat COVID-19],” tambahnya.

Sumber: Hurriyet Daily News

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Agus Salim
Agus Salim
9 days ago

Mungkin para penderita diabetes di Turki perlu alat Glukiot karya anak- anak UNS solo untuk memonitor kadar gula darah tanpa invasif.

https://www.youtube.com/watch?v=QqyhtgJpSdg

error: Content is protected !!
1
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x