Saturday, January 16, 2021
Bangsa Turk

Aliyev: Azerbaijan akan memulihkan integritas teritorialnya sesuai hukum internasional

TURKINESIA.NET – BAKU. Azerbaijan berjuang di wilayahnya dan memulihkan integritas teritorialnya sesuai dengan hukum internasional, kata Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev pada hari Rabu.

“Azerbaijan telah bertempur di wilayahnya dan memulihkan integritas teritorialnya. Dan ini sejalan dengan resolusi Dewan Keamanan PBB dan dokumen yang diparaf oleh Azerbaijan dan Uni Eropa.” tulis Aliyev dalam serangkaian cuitan Twitter mengenai bentrokan baru-baru ini antara Azerbaijan dan Armenia atas wilayah Nagorno-Karabakh.

Dia juga menambahkan bahwa para pengungsi Azerbaijan dan orang-orang terlantar yang telah menunggu hari ini selama 30 tahun sekarang merayakan kemenangan militer dan politik yang luar biasa ini.

“Mereka dengan tidak sabar menanti jadwal kepulangannya,” tambahnya.

Dia menegaskan kembali bahwa Armenia akan dimintai pertanggungjawaban di pengadilan internasional atas kejahatan yang dilakukannya di wilayah Azerbaijan.

Awal pekan ini, Aliyev dan ibu negara Mehriban Aliyeva yang juga wakil presiden negara itu, mengunjungi distrik Fuzuli dan Jabrayil yang baru-baru ini dibebaskan untuk memantau daerah yang pernah dikuasai Armenia selama hampir 30 tahun.

Aliyev menegaskan bahwa semua bangunan telah dihancurkan dan dijarah di daerah itu. Tujuan pasukan Armenia adalah agar orang Azerbaijan tidak pernah tinggal di sana lagi, kata Aliyev.

“Kami akan tinggal di sini! Kami akan hidup (di sini) selamanya! Kami akan merestorasi semua bangunan ini, semuanya. Perhatikan apa yang tersisa dari bangunan tersebut. Apakah ada organisasi internasional yang mengangkat masalah ini dalam 30 tahun? Apakah pemantauan telah dilakukan di sini? Keseluruhan dunia sekarang akan melihat apa yang telah mereka lakukan terhadap kota Jabrayil,” ujarnya seperti dikutip Anadolu Agency (AA).

“Mereka tidak meninggalkan satu pun bangunan yang aman,” katanya. Ia menambahkan bahwa selain unit militer yang dibangun orang Armenia untuk diri mereka sendiri, semua infrastruktur, rumah, gedung, sekolah, dan fasilitas umum lainnya telah dihancurkan.

“Mereka akan dimintai pertanggungjawaban. Mereka akan menjawab di pengadilan internasional,” katanya.

Pada 10 November, kedua negara menandatangani perjanjian yang ditengahi Rusia untuk mengakhiri pertempuran dan mengupayakan solusi yang komprehensif.

Bagian penting dari kesepakatan damai termasuk mundurnya Armenia dari Kalbajar, serta distrik Aghdam dan distrik Lachin pada 1 Desember yang telah diduduki oleh Armenia sejak perang tahun 1990-an yang menghancurkan yang merenggut 30.000 nyawa.

Sumber: Daily Sabah

4 4 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x