Saturday, January 16, 2021
Timur Tengah

Turki kecam kunjungan Menlu AS ke pemukiman Israel di Tepi Barat

TURKINESIA.NET – ANKARA. Turki pada hari Kamis mengecam kunjungan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo ke pemukiman Israel di Tepi Barat yang diduduki, lapor Anadolu Agency.

“Di balik kunjungan ini terdapat tujuan untuk melegitimasi tindakan ilegal Israel di wilayah Palestina yang diduduki,” kata pernyataan Kementerian Luar Negeri.

Kemenlu Turki menggambarkan langkah tersebut sebagai “langkah yang sangat serius,” dengan mengatakan bahwa  kunjungan tersebut melanggar pasal-pasal hukum internasional, termasuk Resolusi 2334 yang disahkan pada tahun 2016 oleh Dewan Keamanan PBB di mana Washington adalah anggota tetapnya.

Kemenlu menambahkan bahwa langkah-langkah yang tidak bertanggung jawab dan sepihak seperti itu tidak akan dapat merusak parameter internasional yang ditetapkan untuk resolusi konflik Israel-Palestina, resolusi PBB yang relevan atau hak dan kebebasan rakyat Palestina.

Tindakan yang diperhitungkan seperti ini pasti akan sia-sia, kata kementerian itu.

“Kami akan terus melindungi hak-hak sah saudara-saudari Palestina kami yang timbul dari hukum internasional dan untuk membela tujuan yang adil dari Palestina.”

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo pada Kamis menjadi pejabat tinggi Amerika pertama yang mengunjungi pemukiman Israel di Tepi Barat yang diduduki.

Pompeo mengunjungi Psagot, yang dibangun di atas tanah Palestina di dekat kota Ramallah dan Al-Bireh.

“Menikmati makan siang di Psagot yang indah… AS berdiri bersama Israel dan tidak akan mentolerir segala bentuk delegitimasi,” tulis dia di akun Twitter-nya.

Pompeo kemudian melakukan kunjungan serupa ke Dataran Tinggi Golan, yang direbut Israel dari Suriah pada 1967.

Tahun lalu Presiden AS Donald Trump mengakui kedaulatan Israel atas dataran tinggi strategis yang menghadap Israel, Lebanon, Suriah dan Yordania.

Pompeo menegaskan kembali bahwa AS tidak menganggap permukiman Israel ilegal, mengonfirmasi pendiriannya pada November 2019 dan mengatakan bahwa mereka tidak melanggar hukum internasional.

Padahal, menurut hukum internasional, permukiman Israel di Tepi Barat dan Yerusalem Timur dianggap ilegal.

Sumber: MEMO, Anadolu Agency

5 2 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x