Sunday, January 24, 2021
EropaTerpopuler

Turki kecam penggeledahan kapal kargonya oleh operasi Irini Uni eropa

TURKINESIA.NET –  ANKARA. Kementerian Luar Negeri Turki memprotes penggeledahan ilegal Operasi Irini yang dipimpin Uni Eropa terhadap kapal Turki yang menuju Libya di Mediterania Timur.

“Operasi Irini adalah operasi sepihak. Ini adalah operasi yang bertujuan untuk menghukum pemerintah Libya yang sah dan tidak memeriksa pasokan senjata untuk pemberontak Jenderal Khalifa Haftar dan terlibat dalam praktik sewenang-wenang,” kata Juru Bicara Kementerian Hami Aksoy, Senin.

Sebuah fregat Jerman yang berpartisipasi dalam Operasi Irini yang dipimpin Uni Eropa secara tidak sah menghentikan dan menggeledah kapal kargo komersial Turki di Mediterania Timur. Kapal tersebut sedang membawa pasokan makanan dan cat ke Libya.

Rekaman yang diperoleh menunjukkan tentara bersenjata menaiki kapal dengan cara yang menyerupai operasi kontraterorisme.

Seorang juru bicara Jerman mengonfirmasi laporan di majalah berita Der Spiegel, mengatakan bahwa fregat Hamburg telah mencegat Rosaline A sekitar 200 km (125 mil) utara kota Benghazi Libya pada Minggu malam.

Aksoy menegaskan bahwa kapten kapal Turki bekerja sama dengan pasukan Operasi Irini dan berbagi informasi ekstensif tentang kargo dan navigasi kapal, meskipun demikian ia menghadapi pemeriksaan selama berjam-jam.

“Semua staf dan kaptennya ditahan oleh tentara di bawah todongan senjata selama inspeksi,” kata Aksoy, menambahkan bahwa pencarian dilakukan tanpa persetujuan Turki.

Dia melanjutkan dengan menegaskan bahwa intervensi berakhir setelah Turki berkeras menolak pencarian yang melanggar hukum tersebut.

Aksoy mengutuk keras penggeledahan kapal komersial Turki dan perlakuan terhadap staf kapal bagaikan penjahat.

Dia menggarisbawahi bahwa intersepsi di perairan internasional membutuhkan persetujuan negara bendera dan resolusi Dewan Keamanan PBB tidak menghapus kewajiban ini.

Aksoy juga mengatakan misi Eropa telah mengadopsi sikap standar ganda terhadap pemerintah yang sah di Libya dan secara khusus menargetkan kapal komersial yang menuju ke Libya dari Turki.

Sumber: Daily Sabah

4.9 10 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
7 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Abu Hanifah
Abu Hanifah
2 months ago

Lawan dan siapkan kapal Al TSK biar mereka mikir

Arkodnat
2 months ago

Ya namanya aja negara bangsat yg masih kafir… maunya kan menang sendiri.

Edi Padang
Edi Padang
2 months ago

Begitulah kelakuan Iblis. Mengaku Malaikat

Ayam jantan dari timur
Ayam jantan dari timur
1 month ago

Hahahaha.. ketakutan yg di alami ue.. mewaspadai TURKI yg saat ini sdh tidak bisa di hentikan oleh amerika dan nato.. di bawa kendali PM ERDOGAN 🇹🇷.. TURKI BAGAIKAN SINGA yg siap memakan mangsa nya.. UPS tidak lupa juga saat ini TURKI dan nato seolah sejalan padahal kagak.. itulah strategi PM ERDOGAN 🇹🇷.. saluuuuttttt… Guwa berharap Indonesia punya pemimpin sprti PM 🇹🇷

Mulyono
Mulyono
1 month ago

Ketegasan yg lugas dari Turky sangatmembanggakan

Tommy Barends
Tommy Barends
1 month ago

Jadi ingat kembali kasus kapal Turki Mavi Marmara yang diserbu pasukan komando Israel pada Mei 2010. Yang terjadi kali ini kapal Turki diserbu oleh angkatan laut Jerman. Berkaca pada kasus Mavi Marmara, apa yang bisa dilakukan oleh pemerintah Erdogan? Mau putus hubungan diplomatik dng Jerman seperti yg dilakukan terhadap Israel?? Sehebat-hebatnya politik LN Erdogan, dia tidak akan mengorbankan hubungan tradisional Jerman – Turki yg telah berlangsung selama hampir 2 abad. Disamping itu hubungan baik dengan Jerman memberi jaminan nasib jutaan imigran Turki yg menggantungkan hidup di Jerman

Apitekrren
Apitekrren
1 month ago

Kafir memang licik. Mereka selundupkan senjata untuk jenderal haftar. Giliran turki yg pro libya resmi PBB dirazia kapalnya

error: Content is protected !!
7
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x