Sunday, January 24, 2021
Kisahrekomendasi

Dari hasil jual susu domba, kakek Turki ini 13 tahun jadi donatur belasan yatim piatu Palestina, perjuangan dilanjutkan oleh anak-anaknya

TURKINESIA.NET – MALATYA. Hasan Örnek adalah ayah dari delapan anak, tetapi dalam beberapa tahun terakhir, dia memiliki keluarga besar: 13 anak yatim piatu yang tinggal di Palestina.

Pria 83 tahun dari Malatya Turki timur ini menyumbangkan uang yang dia peroleh dari menjual susu domba untuk perawatan anak-anak yang tidak pernah dia temui. Setelah kematiannya pada hari Minggu, anak-anaknya berjanji untuk melanjutkan bantuan ayah mereka terhadap anak-anak Palestina.

Petani tua itu sangat ingin membantu yang membutuhkan dan ketika dia mengetahui tentang kampanye oleh badan amal Turki, Yayasan Bantuan Kemanusiaan (IHH) 13 tahun yang lalu, dia memutuskan untuk bergabung.

Setiap tahun, melalui “sponsor” amal, sebuah kampanye anak yatim piatu, Hasan menyumbangkan semua uang yang dia peroleh dengan menjual susu domba untuk menutupi kebutuhan tahunan beberapa anak yatim piatu yang tinggal di Palestina.

Tiga tahun lalu, Hasan memutuskan untuk bertemu dengan salah satu anak yatim piatu yang dia bantu. Ini sebenarnya adalah “keinginan terakhir” Hasan yang pada saat itu dirawat di rumah sakit karena kelainan jantung. Ketika Hasan pulih setelah menjalani operasi, dia menelepon badan amal dan memberi tahu mereka tentang keinginannya. Meskipun dia tidak dapat bepergian, badan amal tersebut mengatur panggilan video antara Hasan  dan salah satu anak yatim piatu yang dia bantu di Jalur Gaza.

Sebelum meninggal karena COVID-19, Hasan berpesan kepada anak-anaknya untuk terus mengasuh anak yatim piatu. Setelah kematiannya, keluarga memasang iklan untuk menyewakan rumah ayah mereka dan menyumbangkan uang sewa itu untuk perawatan anak laki-laki dan perempuan Palestina.

“Ayah saya adalah pria yang tidak pernah berbicara tentang perbuatan baiknya. Dia membesarkan kami dan membantu banyak anak lainnya. Dia membantu seorang gadis muda meningkatkan pendidikannya 30 tahun yang lalu. Tapi kami baru tahu ketika dia mengunjungi kami tahun lalu,” kata Abdurrahman Örnek, putra almarhum Hasan.

Hasan memiliki gaji pensiun tetapi lebih suka mengirim uang yang dia peroleh sendiri. “Dia mengetahui kampanye sponsor yatim piatu di pemberitaan. Kami tahu ayah mengirim uang tetapi tidak tahu dia melakukannya selama 13 tahun terakhir. Dia memberi tahu kami sebelum kematiannya bahwa kami harus terus memberi kepada anak yatim dan kami akan tetap setia pada keinginannya,” kata putranya.

Sumber: Anadolu Agency English, Daily Sabah

4.3 6 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Edsilver
Edsilver
1 month ago

Masya Alloh, mr Hasan, god bless u.

error: Content is protected !!
1
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x