Senin, Januari 17, 2022
Eropa

Erdogan: Turki sedang bahas produksi bersama vaksin Covid-19 dengan Jerman

TURKINESIA.NET – ANKARA. Turki sedang mendiskusikan untuk produksi bersama vaksin virus corona dengan Jerman, kata Presiden Recep Tayyip Erdoğan di Istanbul, Jumat.

“Dalam negosiasi kami dengan Jerman, ada juga masalah produksi vaksin bersama. TUBITAK (Dewan Riset Ilmiah dan Teknologi Turki) melanjutkan pekerjaannya dalam masalah ini,” kata Erdogan.

Pekan lalu, Menteri Kesehatan Fahrettin Koca mengatakan Turki dan perusahaan Jerman, BioNTech, mencapai kesepakatan di mana 550.000 dosis awal vaksin Pfizer-BioNTech akan dikirim ke Turki itu paling lambat awal 2021.

Menurut Koca, 4,5 juta dosis vaksin akan dikirim ke Turki pada akhir Maret 2021 berdasarkan perjanjian. Turki dapat memiliki akses hingga 30 juta dosis sebagai bagian dari kesepakatan itu, tambahnya.

Erdoğan menekankan bahwa Turki telah membuat kemajuan dalam pengadaan vaksin, menambahkan bahwa sekitar 3 juta dosis telah diterima dan upaya ini akan terus berlanjut.

Presiden merujuk pada tibanya vaksin tahap pertama dari perusahaan China, SinoVac Biotech, pada 30 Desember .

Koca mengatakan di Twitter bahwa vaksinasi akan dimulai setelah 14 hari pengujian vaksin di laboratorium Turki.

Dia juga menekankan bahwa pekerjaan untuk mengembangkan vaksin buatan dalam negeri juga sedang berlangsung.

Presiden Erdogan mendeskripsikan tahun 2020 sebagai tahun yang “penuh dengan penderitaan bagi seluruh umat manusia,” dan “tahun yang sangat sibuk”.

“Kami berharap berkat langkah-langkah yang diambil, tahun 2021 menjadi tahun penurunan (jumlah kasus COVID-19),” tambahnya.

Hingga Kamis, Turki mencatat total 20.881 kematian akibat virus corona, sementara lebih dari 2,1 juta orang telah pulih dari penyakit tersebut. Saat ini, ada lebih dari 2,2 juta kasus yang dikonfirmasi di Turki.

Turki telah menerapkan jam malam pada malam hari dan lockdown penuh di akhir pekan sejak 5 Desember sebagai bagian dari langkah-langkah untuk membendung penyebaran virus corona.

Baca juga  Pemimpin bisnis Inggris sebut Turki 'gerbang' untuk berdagang

Negara ini saat ini berada di bawah jam malam hari libur untuk Tahun Baru yang dimulai Kamis malam dan akan berlanjut hingga jam 5 pagi pada 4 Januari.

Sumber: Anadolu Agency English

votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x