Senin, November 29, 2021
Kontra-teror

Turki kenang pembunuhan diplomatnya di AS oleh teroris Armenia

TURKINESIA.NET – ANKARA. Turki pada hari Kamis mengenang diplomatnya, Kemal Arikan, yang tewas dibunuh oleh kelompok teroris Armenia pada 1982.

Arikan, Konsul Jenderal Turki di kota Los Angeles, AS, dibunuh oleh teroris Armenia yang berafiliasi dengan kelompok teror JCAG.

Serdar Kilic, duta besar Turki untuk AS, mengatakan bahwa ia akan dikenang dengan hormat sebagai diplomat terkemuka.

Arikan ditembak mati 14 kali oleh Hampig Sassounian dan Krikor Saliba. Saliba lolos dari pengadilan, tetapi Sassounian ditangkap dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup pada 1984. Teroris buron Saliba diklaim tewas dalam perang saudara di Lebanon pada 1982.

Sejak 1970-an, kelompok teror Armenia membunuh 31 diplomat Turki dan anggota keluarga mereka, menurut data yang dikumpulkan oleh Anadolu Agency.

Sebagian besar serangan dilakukan oleh Tentara Rahasia Armenia untuk Pembebasan Armenia (ASALA) dan JCAG.

Pembunuhan itu terjadi di AS, Austria, Prancis, Italia, Spanyol, Lebanon, Yunani, Swiss, Belanda, Kanada, Portugal, Iran, dan Inggris.

Pada Mei 2020, Turki menyambut baik keputusan gubernur negara bagian di Amerika Serikat (AS) yang menolak permintaan pembebasan bersyarat dari Hampig Sassounian.

“Turki menyambut baik keputusan ini, yang menunjukkan bahwa terorisme, titik tertinggi dari ujaran kebencian dan ekstremisme di dunia, tidak akan luput dari hukuman,” kata Kementerian Luar Negeri Turki dalam sebuah pernyataan tertulis.

Pernyataan otoritas Turki itu menyoroti penolakan Gubernur California Gavin Newsom terhadap permintaan pembebasan bersyarat oleh Sassounian.

Newsom menolak keputusan Dewan Pembebasan Bersyarat yang sebelumnya beranggapan Sassounian cocok untuk pembebasan bersyarat.

“Setelah meninjau dan mempertimbangkan bukti dalam catatan, saya percaya bahwa Sassounian harus melakukan pekerjaan tambahan sebelum dia dapat dibebaskan. Oleh karena itu, saya menemukan bahwa dia masih menimbulkan bahaya yang tidak masuk akal bagi masyarakat jika dibebaskan dan saya menolak keputusan Dewan untuk pembebasan bersyarat kepada Sassounian,” kata Newsom.

Baca juga  Turki tangkap diplomat Iran terkait pembunuhan mantan intelijen yang membelot

“Pembunuhan ini, secara brutal dilakukan oleh teroris Sassounian dan pelakunya tidak menunjukkan rasa penyesalan selama dipenjara, tidak akan pernah dilupakan sebagai kejahatan yang mengungkapkan dimensi mengerikan dari ideologi yang berbahaya dan terdistorsi,” tukas pernyataan otoritas Turki.

Sumber: Anadolu Agency

4 4 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x