Tuesday, March 2, 2021
Timur Tengah

Milisi Syiah Irak dukungan Iran ancam serang militer Turki

TURKINESIA.NET – BAGHDAD. Sebuah kelompok paramiliter yang didukung Iran di Irak mengancam akan menyerang militer Turki jika terus melakukan operasi kontraterorisme di Irak utara. Mereka mengkritik sikap diam pemerintah Baghdad atas operasi militer Turki di Irak utara.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis hari Minggu, Harakat Hezbollah al-Nujaba mengklaim bahwa “sikap resmi yang lemah” pemerintah Irak diduga telah menyebabkan kedaulatan negara dilanggar oleh Turki dengan melakukan operasi kontraterorisme terhadap PKK di Irak utara.

Kelompok tersebut mengklaim bahwa niat Turki untuk menargetkan teroris di Sinjar tidak akan menjadi yang terakhir, karenanya mereka memperingatkan militer Turki dan pemerintah untuk merevisi rencana mereka.

“Jika pemerintah terus diam, rakyat Irak dan perlawanan akan menghadapi penjajah dan akan mengambil sikap tegas untuk memukul mundur mereka,” kata milisi itu.

Kelompok itu yang ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh AS, menerima bantuan militer, pelatihan dan nasihat dari Iran dan merupakan bagian dari Hashd al-Shaabi (Pasukan Mobilisasi Populer – PMF) Irak yang merupakan kelompok payung yang sebagian besar didukung oleh milisi Iran.

Di Sinjar, mayoritas teroris PKK yang dipaksa mundur bergabung dengan PMF, menurut Gubernur Kabupaten Mahma Halil.

Keamanan Irak mulai menerapkan rencana penempatan pasukan pada 1 Desember di pusat distrik Sinjar di provinsi Nineveh Irak untuk meningkatkan stabilitas dan keamanan di daerah tersebut dan memungkinkan penduduk setempat yang terlantar untuk kembali ke rumah.

Kesepakatan Sinjar yang ditandatangani di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang status wilayah tersebut, berupaya untuk membersihkan wilayah itu dari teroris PKK.

Kelompok teror PKK berhasil membangun pijakan di Sinjar pada tahun 2014 dengan dalih melindungi komunitas Yazidi dari teroris ISIS.

Turki telah mengikuti perkembangan di distrik Sinjar Irak, menekankan bahwa Ankara siap membantu membersihkan wilayah teroris. Namun, para ahli mencatat bahwa komitmen dan kerjasama pemerintah pusat Irak dan Pemerintah Daerah Kurdistan (KRG) diperlukan untuk sepenuhnya membersihkan teroris di wilayah tersebut demi memastikan stabilitas.

Dalam lebih dari 40 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK – yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS, dan UE – bertanggung jawab atas kematian hampir 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak, dan bayi.

Sumber: Daily Sabah

4.8 4 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Ayam jantan dari timur
Ayam jantan dari timur
13 days ago

Syiah mulai panas nih cie cie.. Takut ketahuan iya propaganda nya.. sm amerika, zionis yahudi. Yg seolah bermusuhan.. 😀😆😅😂🤣😀😆😅😂 kehadiran TURKI 🇹🇷 di IRAK 🇮🇶 Yg sukses membantai teroris pkk agar IRAK 🇮🇶 kembali dalam kondusif kembali stabil dan bisa mengelolah sendiri lahan IRAK 🇮🇶.. kini membuat Syiah lagi kepananasan. IRAK 🇮🇶 di sibukkan dengan permainan teroris PKK yg didukung tersembunyi.. oleh iran syiah, amerika, zionist yahudi.. agar IRAK 🇮🇶 tetap lumpuh dan tdk stabil dalam mengelolah NEGARA NYA.. maklum amerika agar bisa tetap mengamankan hasil rampok minyak kekayaan IRAK 🇮🇶.. kerjasama IRAK 🇮🇶 & amerika & syiah tdk ada… Read more »

error: Content is protected !!
1
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x