Senin, November 29, 2021
Afrika

Mendagri Libya selamat dari upaya pembunuhan

TURKINESIA.NET – TRIPOLI. Menteri Dalam Negeri Libya Fathi Bashagha pada hari Minggu selamat dari upaya pembunuhan.

Konvoi Fathi Bashagha “ditembakkan dari mobil lapis baja saat dia berada di jalan raya” dekat ibu kota Tripoli, kata seorang anggota lingkaran dalam Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) yang sah.

“Pengawalan polisinya membalas tembakan. Dua penyerang ditangkap,” tambah sumber itu seperti dikutip Agence French-Presse (AFP).

Menurut sumber yang sama, tersangka ketiga yang diidentifikasi sebagai Radwan Al-Hangari meninggal di rumah sakit. Sumber itu juga menyebut bahwa tiga penyerang berasal dari Zawiya, 50 kilometer (30 mil) barat Tripoli.

Seorang pejabat kementerian dalam negeri mengkonfirmasi bahwa Bashagha tidak terluka.

Dalam sebuah pernyataan, Kemendagri Libya mengatakan Bashagha telah menjadi sasaran dalam “upaya pembunuhan ketika dia kembali dari kediamannya di Janzur.”

Dikatakan bahwa para penyerang menggunakan truk lapis baja Toyota yang dilengkapi dengan senapan mesin.

Pasukan keamanan menanggapi dan menangkap para militan, tetapi seorang pengawal terluka dalam serangan itu, tambahnya.

Minggu pagi, Bashagha bertemu dengan Mustafa Sanalla, kepala Perusahaan Minyak Nasional (NOC) Libya untuk membahas keamanan fasilitas minyak dan bagaimana memperkuat kemandirian perusahaan untuk “memastikan distribusi kekayaan yang adil di antara semua warga Libya.” Dia memposting foto keduanya di akun Twitter-nya, menyebut pertemuan mereka “berhasil”.

Dalam beberapa bulan terakhir, Bashagha, tokoh terkemuka dalam politik Libya dan pendukung upaya anti-korupsi, telah meningkatkan upaya untuk menarik kelompok-kelompok bersenjata ke dalam pasukan keamanan negara sambil mencoba mengekang mereka yang bertindak di luar negara, sebuah kampanye yang ditolak oleh beberapa kelompok.

Pria berusia 58 tahun itu telah menjabat sebagai menteri dalam negeri GNA sejak 2018 dan menjadi favorit untuk memimpin pemerintahan sementara baru di bawah upaya perdamaian yang dipimpin PBB sejak gencatan senjata Oktober tahun lalu.

Baca juga  Pemerintah Libya temukan 150 jasad di kuburan massal

Sumber: Daily Sabah

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x