Minggu, Januari 16, 2022
Sejarah

Produser Turki akan garap film Sultan Selim I

TURKINESIA.NET – ANKARA. Seorang produser film Turki mengumumkan proyek barunya. Ia akan menggarap film tentang kehidupan Sultan Selim I yang rencananya akan selesai pada tahun 2023.

Produser Halit Arabacı mengatakan bahwa meskipun ada banyak proyek di Selim I, tidak satupun yang terealisasi.

Arabacı menekankan bahwa banyak film dibuat tentang Sultan Ottoman terkenal lainnya termasuk Sultan Mehmet II yang juga dikenal sebagai Mehmed the Conqueror, dan juga Sultan Suleiman Al-Qanuni, namun, semua proyek tentang Selim I masih belum selesai. Ia mengatakan bahwa proyek terbarunya sedang dalam tahap pemilihan pemeran.

Produser tersebut mengatakan bahwa melalui film tersebut, dirinya ingin memperkenalkan Selim I ke seluruh dunia. Proyek tersebut akan berfokus pada perang melawan Mamluk dan penaklukan Hejaz, tambahnya.

“Di tim kami, ada sejarawan yang sangat memahami periode itu. Ini adalah peluang bagus untuk bekerja dengan orang-orang yang kompeten di bidangnya. Saya juga tertarik pada sejarah sejak kecil. Saya telah melakukan penelitian sendiri. Saya merasa senang menjadi bagian dari tim ini dan mendiskusikan masalah ini dengan mereka,” katanya.

Selim I adalah penguasa Utsmani kesembilan dan berkuasa pada tahun 1512 sampai 1520. Watak dan kepribadiannya yang keras menjadikannya mendapat julukan Yavuz Sultan Selim (Yavuz sendiri dapat dimaknai dengan “keras”, “teguh”, atau “tegas”).

Di masa kekuasaannya yang terbilang singkat, Utsmani mengalami dua peristiwa besar yang sangat memengaruhi keberjalanan keadaan Timur Tengah di masa-masa selanjutnya. Kemenangan Utsmani dalam Pertempuran Chaldiran membendung laju perkembangan Syiah yang bangkit seiring menguatnya Wangsa Safawiyah di kawasan Iran dan sekitarnya. Penaklukannya atas Kesultanan Mamluk menjadikan wilayah Utsmani meluas secara dramatis lantaran kawasan Syam, Mesir dan Hijaz menjadi dalam kekuasaan Utsmani. Jatuhnya Mamluk menjadikan kepemimpinan kota Makkah dan Madinah yang berada di wilayah Hijaz beralih ke tangan Utsmani, sehingga Selim kemudian menyandang gelar Ḫādimü’l-Ḥaremeyn atau “pelayan Dua Tanah Suci” dan gelar ini diturunkan kepada para penerusnya. Seiring keruntuhan Mamluk juga diikuti penyerahan kedudukan khalifah oleh Al Mutawakkil kepada Selim, menjadikan Selim sebagai khalifah pertama dari Wangsa Utsmani dan non-Arab, meski beberapa Sultan Utsmani sebelumnya telah mengklaim gelar tersebut.

Baca juga  Memahami sejarah Turki modern dari kota Thessaloniki di Yunani

Selim dilahirkan di Amasya pada sekitar tahun 1470 pada masa kekuasaan kakeknya, Sultan Mehmed II atau yang juga dikenal dengan Muhammad Al Fatih. Pada 1481, ayah Selim naik takhta sebagai Sultan Bayazid II.

Banyak serial dan film sejarah TV Turki telah mendapatkan ketenaran di seluruh dunia dalam beberapa tahun terakhir, termasuk pendiri Kekaisaran Ottoman Osman Ghazi dan ayahnya Ertuğrul Ghazi.

Sumber: Daily Sabah, Wikipedia

5 3 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Ayam jantan dari timur
Ayam jantan dari timur
10 months ago

ALHAMDULILLAH semoga menambah wawasan buat umat islam

error: Content is protected !!
1
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x