Selasa, Oktober 19, 2021
Ekonomi

Kapal Kanuni berangkat untuk pengeboran gas di Laut Hitam

TURKINESIA.NET – SAKARYA. Kanuni, kapal pengeboran ketiga Turki telah memulai perjalanan untuk menyelesaikan dan menguji sumur di ladang gas Sakarya Laut Hitam, tempat penemuan gas alam terbesar yang pernah ada di negara itu.

Kanuni yang bergabung dengan armada tahun lalu, pada Selasa berangkat dari Pelabuhan Filyos di Zonguldak utara di mana kapal itu menjalani pemeliharaan setelah berlayar dari Istanbul pada pertengahan November.

“Kanuni telah berlayar di Laut Hitam untuk misi pertamanya,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Fatih Dönmez.

“Kapal kami yang akan melakukan pengeboran pertamanya di ladang gas Sakarya, akan melakukan tes sumur laut dalam di sumur Türkali-2,” kata Dönmez di Twitter.

Bulan lalu, Donmez mengatakan, tes awal pengeboran akan dilakukan di sumur Türkali-2, di mana kapal bor pertama Turki, Fatih, menyelesaikan operasi pengeboran pada akhir Maret.

Pengeboran ini akan diikuti oleh sumur Türkali-1 dan Tuna-1, yang terletak sekitar 100 mil laut (185 kilometer) di utara pantai Laut Hitam Turki.

Lokasi Tuna-1 adalah tempat Fatih menemukan 405 miliar meter kubik (bcm) gas alam tahun lalu, penemuan terbesar Turki dan gas lepas pantai terbesar yang ditemukan secara global pada tahun 2020.

Fatih melakukan pengeboran di ketiga sumur dan Kanuni akan melakukan pekerjaan penyelesaian dan pengujian lubang bor.

Kapal Kanuni dengan panjang 227 meter (744,75 kaki), lebar 42 meter telah dilengkapi dengan teknologi terkini. Kanuni memiliki sebuah daya muat 12 meter dan peralatannya dapat mencapai hingga 11.400 meter di bawah permukaan laut dan mengebor hingga kedalaman 3.000 meter di bawah dasar laut.

Fatih awal bulan lalu memulai kegiatan pengeboran di sumur baru, Amasra-1, di lapangan gas Sakarya Utara.

Baca juga  72 tahun hidup bersama, pasangan Turki ini meninggal berselang 49 jam

Studi teknik sedang berlangsung untuk membawa gas Laut Hitam ke darat. Turki bertekad untuk menghubungkan gas ke sistem transmisi negara pada tahun 2023.

Sekitar 10 sumur di ladang gas Sakarya diharapkan akan dibor pada tahap pertama selama dua tahun ke depan, masing-masing dengan diameter 2 kilometer (1,24 mil).

Penyelesaian dan pengujian 10 sumur tersebut akan diselesaikan oleh Kanuni.

Produksi gas pertama dari lapangan akan dimulai pada tahun 2023, untuk dikirim ke Filyos melalui pipa bawah laut sepanjang 150 kilometer yang diperkirakan akan dibangun oleh Turki.

Ini akan berjalan dari lapangan ke pantai di mana itu akan terhubung ke jaringan gas nasional.

 

Kapal seismik tiba di Laut Hitam

Penemuan lapangan gas Sakarya tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan gas negara selama sekitar delapan tahun berdasarkan konsumsi gas alam nasional tahunan sekitar 50 bcm.

Aliran gas pertama dari lapangan diharapkan tercapai pada tahun 2023, dengan perkiraan aliran gas tahunan 5-10 bcm.

Ladang tersebut diharapkan meningkat secara bertahap untuk mencapai dataran tinggi produksi sekitar 15 bcm pada tahun 2025, yang cukup untuk memenuhi 30% dari permintaan gas tahunan negara.

Turki berencana menyelesaikan pengeboran 40 sumur produksi pada tahun 2028.

Cadangan tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan impor energi negara pada Rusia, Iran dan Azerbaijan.

Turki memenuhi sebagian besar kebutuhan gas alamnya melalui impor. Penemuan ini diharapkan dapat secara signifikan memangkas tagihan impor yang berjumlah sekitar $ 12 miliar (TL 97,46 miliar) setiap tahun.

Turki mengimpor 48,1 bcm gas alam tahun lalu, menunjukkan peningkatan 6,5% dibandingkan level 2019.

Kapal seismik Barbaros Hayreddin Paşa juga tiba dalam beberapa hari terakhir dan berlabuh di Pelabuhan Filyos dimana akan menjalani pekerjaan pemeliharaan.

Baca juga  Perusahaan pertahanan Turki tandatangani kesepakatan ekspor kendaraan lapis baja terbesar yang pernah ada

Barbaros Hayreddin adalah salah satu dari dua kapal seismik di armada, bersama dengan Oruç Reis. Keduanya sudah lama bertugas melakukan aktivitas eksplorasi energi di Mediterania. Kapal bor Yavuz juga telah beroperasi di Mediterania Timur.

Barbaros Hayreddin Paşa akan segera melakukan kegiatan eksplorasi hidrokarbon di Laut Hitam.

Sumber: Daily Sabah

4 5 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x