Minggu, Januari 16, 2022
Timur Tengah

Putra Mahkota Kuwait: Presiden Erdogan seorang pemberani, kami memiliki cinta dan hormat untuknya

TURKINESIA.NET – KUWAIT. Putra Mahkota Kuwait Sheikh Meshal Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah memuji Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sebagai “seorang pemberani dalam pendiriannya, perkataan dan perbuatan.”

“Erdogan adalah pria pemberani dengan pendirian, kata-kata, dan tindakannya. Kami memiliki cinta dan hormat untuknya,” ucap Al-Sabah.

Hal ini disampaikan dalam pidatonya pada hari Senin ketika menyambut Ketua Parlemen Turki, Mustafa Sentop dan delegasi yang menyertainya, di Istana Al-Bayan pada kesempatan kunjungan resmi mereka ke Kuwait, menurut Kantor Berita resmi Kuwait (KUNA).

Al-Sabah juga memuji hubungan bilateral yang telah berlangsung selama beberapa dekade antara kedua negara, di mana hubungan diplomatik Turki-Kuwait terjalin sejak 57 tahun yang lalu.

“Kami mengungkapkan kebahagiaan yang besar atas kunjungan Ketua Majelis Agung Nasional Republik Turki yang bersahabat, Mustafa Sentop dan delegasi yang menemani Yang Mulia ke negara kedua mereka, Kuwait,” katanya.

Selama pertemuan tersebut, Al-Sabah juga menekankan pentingnya hubungan historis yang telah berlangsung selama beberapa dekade antara kedua negara, dan mengatakan bahwa mereka mengenang dengan bangga pembukaan Kedutaan Besar Kuwait di Ankara pada tahun 1971.

“Kami dengan bangga mengingat pembukaan kedutaan Kuwait di Ankara pada tahun 1971, dan kepemimpinan Kuwait, pemerintah dan rakyat mengingat posisi setia Turki selama agresi brutal Irak (melawan Kuwait pada tahun 1990) dan dukungan Turki untuk legitimasi dan hak Kuwait.”

“Tidak mengherankan bahwa negara ini, yang kuno dalam hal asal-usul, budaya dan orang-orangnya, memiliki pendirian yang otentik dan setia. Kami mengulangi ucapan terima kasih kami, tidak melupakan sikap saudara-saudaranya dan teman-temannya,” lanjutnya.

Dia juga memuji Ketua Parlemen Turki, “Saya tahu, saudara Mustafa, bahwa Anda memiliki cinta di hati orang Kuwait, jadi Anda telah mengabdi dan kasih sayang Anda bertahan lama.”

Baca juga  Peran Syekh Said Nursi dan murid-muridnya terkait ditetapkannya Hagia Sophia sebagai masjid

Selama pertemuan itu, Sentop menekankan bahwa “hubungan Turki dengan Kuwait berjalan pada tingkat yang sangat baik.”

“Hubungan yang mengakar antara kedua bangsa kita, nilai-nilai budaya yang sama, dan kasih sayang timbal balik memperkuat fondasi persahabatan antara kedua negara kita,” tambah Sentop.

Dia mencontohkan adanya suasana kerjasama yang bersahabat antara parlemen kedua negara dan mengungkapkan harapannya bahwa lingkungan ini akan memberikan kesempatan untuk pertemuan baru antara komite terkait dan kelompok persahabatan antara kedua negara.

Dia menekankan bahwa “masalah Palestina adalah salah satu masalah paling sensitif, di mana kedua negara bekerja sama dengan tegas.”

Sentop juga mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri Kuwait Sabah Al-Khaled Al-Sabah dan Ketua Majelis Nasional Marzouq Al-Ghanim.

Sumber: TR Agency

3.6 5 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x