Selasa, Oktober 19, 2021
Asia

“Pengakuan Turki terhadap pemerintahan baru Afghanistan akan sejalan dengan komunitas internasional”

TURKINESIA.NET – ANKARA. Turki akan berkoordinasi dengan masyarakat internasional dalam sikapnya terkait pengakuan pemerintah baru di Afghanistan, ungkap Menteri Luar Negeri Mevlüt Cavuşoğlu, Rabu malam.

“Kita perlu melihat apakah pemerintah yang benar-benar inklusif akan dibentuk atau tidak,” ujar Cavusoglu saat menjawab pertanyaan wartawan tentang Afghanistan di ibu kota Turki, Ankara.

Cavusoglu juga mengungkapkan bahwa sebelum Taliban memasuki Kabul, Turki telah mengundang sayap politik Taliban untuk datang ke Ankara.

Ia menegaskan kembali bahwa Presiden Recep Tayyip Erdoğan mengatakan bisa bertemu dengan perwakilan Taliban.

“Kami memiliki komunikasi melalui saluran yang berbeda. Kami telah dan harus berhubungan dengan Kabul dan Doha. Saat ini, Dr. (Abdullah) Abdullah, (Gulbuddin) Hekmatyar dan mantan Presiden (Hamid) Karzai dan lainnya termasuk di antara mereka. Komisi mulai bernegosiasi untuk membentuk pemerintahan. Itu prioritas utama mereka sekarang,” ungkap Menlu tersebut.

“Saya berharap mereka akan mencapai pemahaman dan akan ada transisi damai, dan pada akhirnya, mereka membuat kesepakatan untuk masa depan negara,” katanya juga dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Nikkei.

Ditanya pandangannya tentang upaya pembentukan pemerintahan di Afghanistan dan pengakuan pemerintahan yang akan dibentuk, Cavuşoğlu menekankan bahwa mereka harus melihat dulu bagaimana pemerintahan itu akan dibentuk.

Turki sedang dalam pembicaraan dengan semua negara untuk memastikan bahwa sikap dan pesan yang akan diberikan pada masalah ini adalah sama, kata Cavuşoğlu.

“Mereka mengatakan, ‘Kami akan membentuk pemerintahan yang inklusif.’ Kita perlu melihat apakah pemerintahan yang benar-benar inklusif akan dibentuk atau tidak. Kita akan bertindak bersama dengan masyarakat internasional. Pesan yang akan kita berikan dan langkah-langkah yang akan kita ambil akan dikoordinasikan. Akan ada pertemuan menteri luar negeri NATO pada hari Jumat. Kita perlu berkoordinasi dan bekerja sama dengan komunitas internasional. Tidak tepat untuk membuat keputusan sekarang,” ujarnya.

Baca juga  Erdogan: Taliban lebih mudah berbicara dengan Turki ketimbang AS

Ia juga menyatakan bahwa mereka berhubungan dengan warga Turki di Afghanistan satu per satu melalui telepon.

Ankara berusaha untuk membawa kembali warga negara yang ingin kembali ke Turki, seperti pada masa pandemi, melalui pusat koordinasi dan dukungan.

Sumber: Daily Sabah

votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x