Senin, November 29, 2021
Proyek

Turki bangun markas besar militer gabungan, bentuk dan fungsinya mirip Pentagon

gedung departemen pertahanan Turki

ANKARA

Turki bangun sebuah markas besar militer gabungan. Dalam gedung itu nantinya akan mengumpulkan Kementerian Pertahanan, kepala Staf Umum serta komando pasukan di bawah satu atap dalam upaya untuk lebih mengoordinasikan pertahanan negara.

“Sejalan dengan kebutuhan pertahanan yang berubah dan berkembang, kita berkewajiban untuk mengumpulkan semua lembaga yang berbeda di bawah satu atap dan bekerja dengan mereka dalam koordinasi. Ada kebutuhan untuk pusat gabungan. Pusat ini akan mengeluarkan sinyal yang sangat berbeda mengenai pertahanan dan investasi,” kata Erdogan pada upacara peletakan batu pertama markas besar militer tersebut di pinggiran kota Ankara pada 30 Agustus.

Kompleks ini akan mengumpulkan Kementerian Pertahanan, Kepala Staf Umum dan markas besar angkatan darat, udara dan angkatan laut yang semuanya saat ini terletak di jantung ekonomi kota Kızılay.

Mengingat bahwa bangunan-bangunan ini dibangun antara tahun 1930-an dan 1960-an, Erdogan mengatakan kondisi keamanan saat ini membutuhkan lembaga pertahanan yang terkoordinasi dengan lebih baik.

“Tujuan kami adalah untuk meresmikan kompleks ini pada peringatan seratus tahun berdirinya Republik Turki 29 Oktober 2023,” katanya.

Ia juga menginformasikan bahwa teknologi tertinggi akan digunakan untuk bangunan ramah lingkungan ini.

Sekitar 15.000 personel akan dapat bekerja di ruang tertutup seluas hampir 900.000 meter persegi ini yang akan dibangun di atas lahan seluas 12,6 juta meter persegi, kata presiden.

Struktur bangunan semacam ini menggambarkan kekuatan Turki yang meningkat di wilayahnya dan tekadnya untuk tidak membiarkan mereka yang ingin memecah belah negara, kata Erdogan.

“Mereka yang telah meninggalkan Turki mengikat tangannya terhadap organisasi teror murahan akan membayar harga sebelum sejarah,” ungkapnya.

Berkat komitmen pemerintah untuk mengakhiri ketergantungan asing pada sektor pertahanan, Turki kini mampu menghadang semua musuh, tambah Erdogan.

Baca juga  Drone Turki miliki perangkat lunak baru yang dapat temukan teroris dengan akurasi tepat

Menyinggung upaya kudeta FETO pada pertengahan 2016 dengan mengaktifkan anggota rahasianya di dalam tentara, Erdogan mengatakan Turki dan rakyat Turki telah berhasil membubarkan upaya pendudukan ini dan memperkuat demokrasi.

Sumber: Hurriyet Daily News

5 2 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x