Sabtu, September 18, 2021
Teknologi

Turki terbuka untuk kerja sama proyek jet tempur TF-X

ANKARA. Turki terbuka untuk berbicara dengan siapa saja yang ingin bekerja sama dalam proyek-proyek seperti pembuatan pesawat tempur bersama, kata ketua badan pertahanan Turki Senin malam.

Pernyataan Ismail Demir, ketua Kepresidenan Industri Pertahanan (SSB), merupakan jawaban terhadap pertanyaan tentang apakah Ankara memiliki niat untuk membangun pesawat semacam itu dengan Moskow saat berbicara di penyiar Turki TRT Haber tentang proyek-proyek industri pertahanan.

“Pintu terbuka untuk negara-negara sahabat dan sekutu yang ingin menjadi bagian dari proyek ini,” ujar Demir mengenai program jet tempur generasi kelima nasional TF-X kepada TRT Haber beberapa hari yang lalu.

Dikatakan, proses desain saat ini sedang berlangsung dan negara sudah mulai memproduksi beberapa komponen.

Diakui, walau TF-X merupakan proyek jet tempur dalam negeri, tetapi Turki belum memiliki teknologi kritis tertentu untuk pengembangan proyek ini.

Turki beberapa waktu lalu juga menyatakan niatnya untuk bekerja dengan Rusia dalam hal teknologi tertentu untuk pengembangan TF-X.

Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Direktur Layanan Federal Rusia untuk Kerjasama Teknis Militer Dmitry Shugayevdi Forum ARMY-2021 pada akhir Agustus lalu.

Shugayev mengatakan, Rusia siap menyediakan teknologi dan keahliannya untuk membantu proyek pesawat tempur TF-X Turki.

Sebelumnya, Turki juga telah mengumumkan kemitraan dengan perusahaan Prancis Dassault Systems untuk menyediakan perangkat lunak kontrol penerbangan untuk TF-X.

Hubungan antara Turki dan mitra NATO Eropa baru-baru ini memburuk terkait konfliknya dengan Yunani.

Perancis memihak Yunani dalam sengketa di Mediterania dan menjual 18 jet tempur Rafale kepada Athena.

Sumber: Daily Sabah

votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x