Selasa, Oktober 19, 2021
Peristiwa

UU perlindungan hewan berlaku, pertama kalinya Turki tangkap warga karena bunuh anjing, terancam 10 tahun penjara

ANKARA. MT mungkin orang pertama yang dijatuhi hukuman penjara yang lama di bawah UU perlindungan hewan yang bari berlaku. Wanita itu didakwa dengan penyiksaan dan pembunuhan hewan peliharaan setelah mayat 11 anjing ditemukan di halaman rumahnya, bersama dengan tujuh anjing yang ditawan dalam kondisi buruk.

Sebuah dakwaan yang diterima oleh pengadilan lokal di ibu kota Ankara meminta hukuman penjara hingga 10,6 tahun untuk terdakwa, sesuai dengan undang-undang baru tentang perlindungan hewan.

Sebelumnya, setiap kejahatan yang dilakukan terhadap hewan diperlakukan sebagai “kerusakan properti” dan para pelaku biasanya lolos dengan denda ringan. Dalam UU baru, status hewan ditingkatkan dari “milik” menjadi makhluk hidup.

Jaksa mengatakan MT mengumpulkan anjing-anjing liar dan membawanya ke rumahnya.

Polisi telah menggeledah tempat itu ketika saksi mata mengabarkan tentang tangisan binatang yang keras dari rumah. Pada awalnya, tujuh anjing, tanpa pengawasan selama berhari-hari dan ditahan dalam kondisi tidak higienis. Setelah bau busuk yang berasal dari halaman, petugas menggali halaman dan menemukan mayat anjing. Tersangka ditangkap pada 7 Agustus.

Tersangka telah menolak tuduhan penyiksaan, mengklaim bahwa dia sangat mencintai binatang dan secara sukarela merawat anjing-anjing liar. Dia mengklaim bahwa dirinya akan merawat hewan yang terluka dan hanya menampung tujuh anjing dan satu kucing di rumahnya. Dia juga mengatakan dirinya hanya mengubur dua anjing di halaman rumahnya setelah mereka mati karena sebab alami dan tidak mengubur yang lain.

Sumber: Daily Sabah

votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x