- Advertisement -
Indonesia-Turki

Indonesia beli rudal Khan Turki, berikut spesifikasinya

Rudal Khan TurkiRudal Khan Turki

Indonesia baru saja menandatangani pembelian rudal Khan Turki. Melansir laman Daily Sabah pada 3 November 2022, produsen pertahanan utama Turki, yakni Turki Roketsan, mengumumkan kesepakatan ekspornya berupa sistem artileri darat bernama Khan ke Indonesia.

Penandatanganan kontrak itu dilakukan bersamaan dengan Indo Defence Expo & Forum 2022 di Jakarta. Lantas, seperti apa spesifikasi rudal Khan asal Turki tersebut?

Melansir laman Defense News, Khan merupakan rudal yang bisa diluncurkan dari peluncur roket multi-barel dari atas kendaraan penggerak dengan 8 roda.

Media peluncur Khan juga bisa disesuaikan dengan keinginan pengguna, serta bisa dari kendaraan taktis lain jenis apa pun. Rudal Khan hadir dengan jangkauan 174 mil atau sekitar 280 kilometer dengan berat 2.500 kilogram.

Selanjutnya, rudal ini juga memiliki daya ledak tinggi, yakni 470 kilogram. Khan mampu dikontrol secara aerodinamis menggunakan teknologi GPS, sistem aktuasi elektromekanis, dan sistem panduan inersia.

Lebih lanjut, sistem rudal balistik Khan biasa disebut di dalam negeri Turki sebagai Kaan. Alutsista ini baru dipamerkan kepada publik pada tahun 2017.

Turki sempat berkeinginan untuk membeli rudal balistik jarak pendek dari negara-negara NATO. Namun, hal itu tidak direstui NATO dan membuat Turki memutar otak.

Negara tersebut lantas mencari rudal dari negara-negara yang bukan anggota NATO, dan memproduksinya sendiri di Turki.

Meskipun sudah diperkenalkan sejak 2017, namun Khan baru beroperasi dua tahun setelahnya.

Rudal Khan dapat menyerang kelompok pasukan dan kendaraan lapis baja, serta target lainnya di lapangan. Bahkan, Khan bisa pula dijadikan alat pengeboman presisi.

Di sisi lain, Khan mampu ditargetkan selama objek sedang melintas di udara. Ini berarti, rudal Khan bisa ditembakkan untuk target bergerak.

Baca juga  Kunjungan Dubes RI ke Trabzon Turki

Nilai plus lainnya adalah, rudal ini bisa disimpan selama bertahun-tahun tanpa memerlukan perawatan khusus.

Sebelum diluncurkan, Khan memerlukan waktu persiapan selama 12 menit. Kecepatan ini sangat penting saat berada di medan perang.

Sumber: Sindonews

votes
Article Rating
admin
the authoradmin
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
%d bloggers like this: